AS Lakukan Perubahan Ekstrem dalam Hubungan Militernya dengan Israel, Setop Bantuan secara Bertahap
Tribun-video April 30, 2026 09:42 AM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat (AS) akan melakukan perubahan ekstrem dalam hubungan militernya dengan Israel.Dikabarkan, Washington berencana menghentikan secara bertahap bantuan militernya.Mengutip Tribunnews pada (30/4), hal ini dilaporkan oleh sumber utama Jerusalem Post pada Rabu (29/4/2026).Laporan tersebut menyebutkan bahwa pembicaraan antara AS dan Israel akan berfokus pada penghentian bertahap bantuan militer AS kepada Israel.Tepat, sebagai imbalan atas pendanaan yang dialihkan untuk kemitraan pertahanan bersama."Pembicaraan AS-Israel ini akan fokus pada penghentian bertahap bantuan militer AS kepada Israel, sebagai imbalan atas pendanaan yang diarahkan untuk kemitraan pertahanan bersama," kata laporan tersebut.Diketahui, AS selama ini berkomitmen memasok senjata untuk menjaga keunggulan Israel.Namun kini muncul tanda perubahan ekstrem sifat dukungan, yaitu pergeseran dari bantuan langsung menjadi skema pembagian beban dalam proyek pertahanan bersama.Sumber utama melaporkan bahwa negosiasi AS–Israel akan melibatkan para pengambil keputusan tingkat tinggi, bukan sekadar pembahasan teknis.Dari pihak Israel, hadir pejabat senior termasuk Amir Baram dan Michael Leiter, bersama perwakilan militer dan Dewan Keamanan Nasional.Sementara dari AS, delegasi mencakup Marco Rubio, Michael Needham, dan Mike Huckabee. (Tribun-Video.com)Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Akankah Amerika Benar-benar Menghentikan Bantuan Langsung Militer ke Israel?, https://www.tribunnews.com/internasional/7823291/akankah-amerika-benar-benar-menghentikan-bantuan-langsung-militer-ke-israel.Program: Tribun Video UpdateHost: Yessy Arisanti WienataEditor Video: Hadiyya QurrataUploader: Panji Anggoro Putro#ASIsrael #BantuanMiliter #AmerikaSerikat #KonflikIsrael #HubunganMiliter #BeritaIsrael #StopBantuan #PolitikInternasional #TimurTengah #BeritaDunia