Bupati Pringsewu Ungkap Bendungan Way Sekampung PSN Dorong Ketahanan Air
taryono April 30, 2026 11:19 AM

Tribunlampung.co, Pringsewu - Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa kehadiran Bendungan Way Sekampung yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) membawa perubahan nyata bagi daerah, terutama dalam memperkuat ketahanan air serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian. 

Ia menyebut, ketersediaan suplai air yang lebih stabil telah membantu pola tanam petani menjadi lebih teratur dan berkelanjutan, sehingga memberi dampak langsung pada penguatan basis ekonomi pedesaan. 

“Keberadaan bendungan ini sangat strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Ketua MPR RI Ahmad Muzani ke Kabupaten Pringsewu yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Pringsewu, Selasa (28/4/2026). 

Agenda ini turut dihadiri jajaran DPRD Provinsi Lampung, serta disambut oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, dan unsur Forkopimda.

Selain menjadi forum sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang pembahasan perkembangan pembangunan daerah, khususnya terkait percepatan infrastruktur yang bersumber dari Proyek Strategis Nasional dan program Inpres Jalan Daerah (IJD). 

Pemerintah daerah menilai kedua program tersebut menjadi pengungkit penting dalam memperluas akses antarwilayah.

Riyanto menjelaskan bahwa dukungan IJD yang menghubungkan berbagai titik di Pringsewu turut memperkuat mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi.

Peningkatan konektivitas itu, lanjutnya, juga sejalan dengan capaian pertumbuhan ekonomi daerah yang pada 2025 tercatat mencapai 5,44 persen. 

Ia menambahkan, infrastruktur yang semakin baik membuka peluang pengembangan sektor unggulan, termasuk rencana pengolahan singkong menjadi tepung mocaf sebagai bagian dari hilirisasi komoditas lokal. 

“Konektivitas yang semakin baik akan memperkuat ekosistem ekonomi lokal, termasuk mendukung distribusi hasil produksi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai kebangsaan. 

Ia menilai kemajuan daerah tidak semata diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari soliditas sosial dan komitmen terhadap persatuan. 

Menurutnya, keberlanjutan pembangunan hanya dapat dicapai apabila seluruh elemen bangsa menjaga konsensus dasar negara.

Rangkaian kunjungan kerja tersebut kemudian ditutup dengan pertukaran cinderamata antara Ketua MPR RI dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu. 

Acara dilanjutkan dengan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang diikuti para peserta sebagai bagian dari penguatan wawasan kebangsaan di daerah.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.