TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIKARANG – Kisah memilukan datang dari Vica Acnia Pratiwi (24), salah satu korban tewas dalam kecelakaan dahsyat antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Vica, yang sempat viral karena fotonya dibawa sang ayah ke sana-kemari demi mencari keberadaannya, kini telah beristirahat dengan tenang di TPU Telaga Murni, Rabu (29/4/2026).
Di balik tragedi Senin (27/4/2026) malam itu, terselip kenangan manis sekaligus menyayat hati yang diceritakan oleh adik kandung almarhumah, Muhamad Ari Kurniawan (21).
Baca juga: Sosok Arinjani Novitasari, Auditor Muda Pekerja Keras Korban Tragedi KRL Bekasi
Ingin Bunga Tanpa Diminta
Ari mengenang momen terakhir bersama sang kakak pada Senin subuh. Sebagai sosok kakak yang perhatian, Vica masih sempat membangunkan adiknya untuk salat Subuh sebelum mereka berangkat kerja ke arah yang berbeda.
Tak ada pesan terakhir yang aneh, namun Ari menyadari satu perubahan sikap Vica dalam sebulan terakhir. Gadis lulusan Teknik Elektro Universitas Negeri Lampung itu mendadak sering mengajak seluruh anggota keluarga untuk pergi makan dan jalan-jalan bersama.
Ada satu keinginan sederhana Vica yang kini terus terngiang di telinga Ari. Setiap kali melihat konten romantis di TikTok, Vica sering berucap ingin diperlakukan istimewa.
“Kalau lihat video TikTok, dia suka bilang pengen dikasih bunga tanpa diminta,” kenang Ari dengan suara lirih.
Kalimat itu menjadi kenyataan dengan cara yang paling menyakitkan. “Eh malah sekarang bunganya banyak banget datang ke rumah,” ucapnya nyaris tak terdengar, menatap deretan bunga duka cita yang memenuhi halaman rumah.
Perjuangan Keluarga Mencari Titik Terang
Perjalanan menemukan Vica pun penuh perjuangan. Sang ayah, Nazarman (57), saat kejadian sedang berada di Palembang dan hanya bisa memantau dari jauh sebelum akhirnya menyusul ke Jakarta.
Ari sendiri rela mengajukan izin darurat dari tempat kerjanya demi mencari sang kakak di lokasi kejadian sejak pukul 23.00 WIB.
Ketidakpastian sempat menyelimuti keluarga karena nama Vica tidak terdaftar di rumah sakit rujukan Bekasi. Titik terang mulai muncul saat keluarga menemukan tas berisi laptop milik korban di sekitar lokasi kecelakaan.
Setelah melalui proses tes DNA di RS Polri Kramat Jati, identitas Vica akhirnya terkonfirmasi pada Selasa (28/4/2026) sore.
Sosok Berbakti dan Harapan Sang Ayah
Nazarman, sang ayah, mengenang putrinya sebagai sosok yang sangat berbakti. Vica baru saja meniti karier selama lima bulan sebagai pekerja di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Setiap hari, ia menempuh perjalanan jauh dari Cikarang menggunakan KRL demi masa depan yang lebih baik.
Sambil menahan tangis, Nazarman menyatakan telah ikhlas meski hatinya hancur. Namun, ia menitipkan pesan mendalam bagi pemangku kebijakan transportasi.
"Semua pasti kembali ke takdir, walaupun sebetulnya bisa saja tidak terjadi jika cepat langkahnya pas ada kereta yang trouble," ucapnya.
Kini, keceriaan Vica di rumah Perumahan Telaga Murni telah hilang. Gadis yang gemar mengumpulkan momen keluarga itu pergi meninggalkan ribuan bunga—persis seperti keinginannya, namun dalam suasana yang tak pernah dibayangkan siapa pun.
Laporan: Muhammad Azzam/TribunBekasi.com