SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemprov Jatim mengambil langkah serius untuk mencegah terulangnya aksi bunuh diri di kawasan Jembatan Cangar, Kota Batu.
Upaya ini dilakukan menyusul adanya dua kejadian serupa yang terjadi dalam kurun waktu satu bulan terakhir sehingga memunculkan kekhawatiran sekaligus perhatian dari berbagai pihak.
Dalam waktu dekat, Pemprov Jatim melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga berencana melakukan sejumlah penanganan fisik di lokasi tersebut.
Langkah utama yang akan dilakukan adalah pemasangan pagar pengaman ketinggian di dua titik jembatan, yakni Jembatan Cangar 1 dan Jembatan Cangar 2.
Selain itu, fasilitas penerangan jalan juga akan ditingkatkan guna menciptakan kondisi yang lebih aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.
Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Jalan dan Jembatan DPU Bina Marga Jatim, Ahmad Faathir Wicaksono menjelaskan, bahwa saat ini proses persiapan tengah dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Malang.
Persiapan tersebut mencakup penyediaan barang dan jasa, mulai dari tahap perencanaan teknis, pembuatan desain gambar, hingga penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Baca juga: Viral Jembatan Cangar Banyak Dipenuhi Sesajen Selepas Insiden Pemuda Ditemukan Meninggal Dunia
Menurutnya, seluruh tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum pelaksanaan proyek fisik dilakukan di lapangan.
“Saat ini teman-teman di UPT PJJ Malang sedang menyiapkan seluruh kebutuhan teknis, termasuk perencanaan dan perhitungan anggaran,” ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (30/4/2026).
Ia menambahkan, proses mini kompetisi atau lelang untuk menentukan pelaksana pekerjaan direncanakan berlangsung pada bulan Mei.
Setelah itu, pelaksanaan fisik pembangunan ditargetkan dapat dimulai pada bulan Juli mendatang.
Dengan jadwal tersebut, diharapkan seluruh proses dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan hasil yang optimal.
“Kalau konstruksi pagarnya nanti yang akan dipasang di rangka jembatan menggunakan material BRC dan wiremesh. Dipasangnya tinggi sekitar 3/4 dari total tinggi rangka jembatan,” ujarnya.
Pagar tersebut dirancang tinggi sehingga diharapkan mampu mengurangi potensi tindakan berbahaya di lokasi tersebut.
Tidak hanya itu, Pemprov Jatim juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk pemasangan lampu penerangan jalan di sekitar jembatan.
Peningkatan pencahayaan ini diharapkan dapat meminimalisasi risiko serta memberikan rasa aman, terutama pada malam hari.
Baca juga: Viral Jembatan Cangar Jadi Lokasi Mengakhiri Hidup, Layanan Psikolog Dianggap Cara Ampuh Pencegahan
Selain langkah tersebut, upaya pencegahan juga telah dilakukan dimana saat ini UPT PJJ Malang telah memasang spanduk peringatan di sekitar kawasan jembatan.
“Spanduk tersebut berisi imbauan kepada para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintasi Jembatan Cangar, sekaligus pesan untuk tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri,” tegasnya.
Pemasangan spanduk ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat sekaligus bentuk pendekatan persuasif dalam mencegah terjadinya aksi bunuh diri.
Sementara itu, untuk pemasangan kamera pengawas atau CCTV, hingga saat ini masih belum menjadi bagian dari rencana dalam waktu dekat.
Namun demikian, pemerintah tetap membuka kemungkinan untuk pengembangan langkah-langkah lanjutan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Pemprov Jatim berharap kawasan Jembatan Cangar dapat menjadi lebih aman serta terbebas dari kejadian serupa di masa mendatang,” pungkasnya.
Baca juga: Cegah Aksi Mengakhiri Hidup di Jembatan Cangar, Mikutopia Tawarkan Pasang Pagar Estetik