TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Proses distribusi koper bagi Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Kediri hampir selesai. Hingga saat ini, hanya tersisa delapan koper yang belum diambil oleh jemaah.
Petugas Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Kediri, Mahfudzia Afindis menyampaikan bahwa secara umum distribusi berjalan lancar tanpa kendala berarti.
"Untuk koper jemaah haji Kabupaten Kediri sudah hampir selesai distribusinya, tinggal delapan koper yang belum diambil," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2026).
Afindis menjelaskan, sisa koper tersebut kemungkinan akan segera diambil dalam waktu dekat, mengingat para jemaah pada dasarnya sudah menunggu pembagian koper.
Baca juga: Peternak Kediri Mulai Kebanjiran Permintaan, Stok Hewan Kurban saat Idul Adha 2026 Melimpah
"Paling hari ini atau minggu depan sudah habis, tinggal sedikit sekali," tambahnya.
Menurut Afindis tidak ada batas waktu khusus untuk pengambilan koper. Namun, pihaknya tetap mengimbau je.aah agar segera mengambil koper masing-masing.
"Pada prinsipnya tidak ada batas waktu tertentu, yang penting segera diambil karena jemaah juga sudah menunggu," jelasnya.
Afindis menyebut, sebagian besar koper telah didistribusikan langsung kepada jemaah, sementara untuk jemaah yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), distribusi dilakukan melalui kelompok tersebut.
"Untuk yang ikut KBIH, kami distribusikan lewat KBIH supaya tidak terjadi penumpukan di kantor," katanya.
Terkait tahapan selanjutnya, koper CJH dijadwalkan mulai dikumpulkan pada 17 Mei 2026 di Convention Hall Simpang Lima Gumul.
Lokasi tersebut dipilih berdasarkan hasil koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk mempermudah proses pengumpulan secara terpusat.
"Insya Allah pengumpulan koper tanggal 17 Mei di Convention Hall," ungkapnya.
Pengumpulan koper ini dilakukan menjelang keberangkatan jemaah yang tergabung dalam kloter 109 hingga 111, yang dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 19 Mei 2026.
Dengan demikian, seluruh koper harus sudah terkumpul dan siap dikirim maksimal sehari sebelumnya.
Selain itu, pihak Kemenag juga akan kembali melakukan pembinaan kepada jemaah terkait aturan barang bawaan.
"Masih ada satu kegiatan pembinaan, nanti akan kami sampaikan lagi soal barang yang boleh dan tidak boleh dibawa," jelas Afindis.
Pihaknya menambahkan, secara umum proses distribusi koper berjalan lancar, meski sempat terdapat sedikit perbedaan data akibat proses mutasi jemaah antara Kabupaten dan Kota Kediri.
"Memang ada sedikit selisih data, tapi sudah kami koordinasikan dengan Kanwil dan bisa diselesaikan," paparnya.
Baca juga: Anggaran Bendungan Bagong Trenggalek Dapat Tambahan Rp 600 Miliar, Wapres Gibran : Semangat Terus!
Sementara itu, Yudis mewakili Kabag Kesra Kabupaten Kediri menambahkan saat ini masih mematangkan berbagai persiapan menjelang pengumpulan koper CJH. Termasuk di antaranya kesiapan tenaga pendukung hingga teknis pelaksanaan di lapangan.
Ia menyebut, mekanisme pengumpulan koper kemungkinan besar akan mengacu pada pola tahun sebelumnya, guna memastikan proses berjalan tertib dan lancar.
"Masih akan dirapatkan," jelasnya.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)