Polisi Periksa Masinis hingga Petugas Stasiun soal Kecelakaan di Bekasi Timur
Tribun-video April 30, 2026 11:42 PM

Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap masinis, petugas stasiun hingga kepolisian khusus kereta api (polsuska) terkait insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.

Pemeriksaan itu dijadwalkan dilakukan pihak kepolisian di Kantor PT KAI, Cikini, Jakarta Pusat, hari ini, Kamis (30/4/2026) sekira pukul 10 pagi.

Selain itu, polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi lain termasuk sopir taksi Green SM berinisial RRP sejak Selasa (28/4/2026) di Polres Metro Bekasi Kota.

"(Pemeriksaan di Kantor PT KAI) Cikini, Jakarta, di jadwalkan jam 10 pagi jika tidak ada perubahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dihubungi, Kamis.

Selain itu, polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi lain termasuk sopir taksi Green SM berinisial RRP sejak Selasa (28/4/2026) di Polres Metro Bekasi Kota.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab insiden kecelakaan maut tersebut.

Polisi bakal mendalami apakah ada dugaan kelalaian atau kendala pada sistem sehingga terjadinya kecelakaan yang menewaskan belasan orang itu.

"Kami akan dalami apakah ini terkait human error atau ada kendala sistem. Semua akan ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, barang bukti, dan hasil olah TKP,” kata Budi Hermanto dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).

Penyelidikan itu mulai dari memeriksa saksi hingga olah TKP. Adapun saksi yang diperiksa yakni sopir taksi online hingga masinis kereta api.

Hal tersebut guna memperjelas kronologi dan tanggung jawab dalam peristiwa tersebut.

Di sisi lain, Polda Metro Jaya turut memberikan pendampingan medis dan psikologis kepada para korban serta keluarga terdampak. 

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api dan selalu mendahulukan perjalanan kereta. Selain itu, jangan menyebarkan foto atau video korban karena dapat berdampak psikologis bagi keluarga,” jelasnya,

Kecelakaan terjadi antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4/2026) malam.

Polda Metro Jaya menyampaikan korban meninggal dunia atas insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur bertambah.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan Rabu (29/4/2026).

"Korban meninggal dunia bertambah satu orang sehingga total menjadi 16 orang, kami berharap tidak ada lagi penambahan korban,” ungkapnya.

Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.