Shin Tae-yong Jadi Penasihat Timnas Football 7 Indonesia, Bukan di Bawah PSSI
Eddy Fitriadi May 01, 2026 01:03 AM

 

SERAMBINEWS.COM – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, resmi ditunjuk sebagai penasihat pelatih Timnas Football 7 Indonesia.

Penunjukan ini sekaligus memperkenalkan cabang olahraga baru bernama Football 7 Indonesia, yang berbeda dari sepak bola konvensional di bawah PSSI maupun FIFA.

Football 7 merupakan format permainan minisoccer dengan sistem tujuh lawan tujuh di lapangan yang lebih kecil. Indonesia membentuk federasi khusus untuk mengembangkan cabang ini melalui Persatuan Sepakbola Tujuh Indonesia.

F7 Indonesia berafiliasi dengan The International Football 7 Federation yang berbasis di Brasil dan telah memiliki lebih dari 50 negara anggota, termasuk Brasil, Italia, Argentina, hingga Jepang.

Ketua F7 Indonesia dijabat oleh Dudung Abdurachman, dengan CEO Minisoccer Super League, Lutpi Ginanjar, sebagai sekretaris jenderal.

F7 Indonesia dibentuk sebagai alternatif jalur prestasi sepak bola nasional dengan memanfaatkan ekosistem kompetisi minisoccer yang sudah berjalan melalui Minisoccer Super League (MSL).

Organisasi ini menargetkan Indonesia menjadi kekuatan baru di level global melalui sistem pembinaan berkelanjutan.

Dalam perannya, Shin Tae-yong diharapkan memberikan kontribusi strategis, mulai dari membina pelatih, membagikan filosofi sepak bola modern, hingga memperkuat citra internasional Indonesia.

Baca juga: FIFA Ungkap Rencana ASEAN Cup 2026, Indonesia Jadi Tuan Rumah Divisi Utama

Siap Tampil di Intercontinental Cup 2026

Timnas Football 7 Indonesia dijadwalkan tampil pada Intercontinental Cup 2026 yang berlangsung di Roma pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2026.

Tim akan dilatih oleh Socrates Matulessy, dengan asisten Difa Aryandra Zhafran, serta pelatih kiper Alfonsius Kelvan.

F7 Indonesia menargetkan ajang tersebut sebagai langkah awal untuk menunjukkan kualitas pemain dan sistem pembinaan yang dimiliki Indonesia di panggung internasional.

“Italia adalah awal dari perjalanan besar, bukan akhir, tetapi pintu menuju dunia,” demikian pernyataan F7 Indonesia

(*)

 

 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.