Suasana SPBU Kota Bogor Jelang 1 Mei 2026, Begini Kondisi Antrean Para Pembeli BBM
Vivi Febrianti May 01, 2026 01:07 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Bogor terpantau kondusif jelang 1 Mei 2026, Kamis (30/4/2026) malam.

Diketahui, beredar kabar adanya prediksi kenaikan harga BBM pada 1 Mei 2026.

Prediksi harga BBM naik ini muncul karena kenaikan kembali harga minyak mentah dunia pada April 2026.

Ditambah pula kondisi Rupiah yang melemah terhadap Dolar Amerika Serikat.

Ini merupakan imbas konflik yang terjadi di Timur Tengah.

Setelah sebelumnya sejumlah BBM non subsidi di Indonesia mengalami kenaikan karena buntut konflik tersebut.

Namun di tengah kabar proyeksi kenaikan harga BBM 1 Mei 2026 ini, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah.

Terpantau, Kamis (30/4/2026) malam pukul 20.00 WIB, SPBU di Kota Bogor juga tak terlihat adanya kepanikan pembeli BBM.

Ini terlihat di SPBU Pajajaran, di Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Antrean pembeli BBM di SPBU ini terlihat normal, tak sampai mengular panjang, baik untuk pembelian BBM bersubsidi maupun non subsidi.

Harga BBM yang terpampang masih sama dengan harga sejak 18 April 2026

Untuk BBM Pertalite tetap berada di harga Rp10.000 per Liter.

Kemudian Pertamax, Rp12.500 per Liter, Pertamina Dex Rp23.900 per Liter.

Warga mengaku mendapat isu kenaikan BBM kala itu berasal dari media sosial.

Namun harga BBM kala itu tak jadi naik pada 1 April, tapi malah mendadak naik pada 18 April untuk sejumlah BBM non subsidi.

Saat itu kenaikan BBM juga dikeluhkan pengendara Kota Bogor, salah satunya Ridwan yang ditemui TribunnewsBogor.com di SPBU Pajajaran.

"Kalau naik ini kebijakan yang memberatkan masyarakat khususnya yang menengah ke bawah. Saya 100 persen tidak setuju," katanya.

"Harapannya normal, kalau bisa gak ada kenaikan," ungkapnya.

Meski ada kenaikan sebagian BBM non subsidi sejak 18 April 2026, harga BBM bersubsidi Pertalite tetap normal tak mengalami kenaikan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.