Tak Buka CPNS 2026, Pemkab Ponorogo Klaim Aman Meski Ada 400 ASN Pensiun: Penataan Internal
Sudarma Adi May 01, 2026 03:14 AM

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo memastikan tidak akan melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026.

Ini demi mengejar belanja pegawai dari APBD maksimal 30 persen pada tahun 2027 nanti.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), 

Baca juga: Moratorium CPNS Ponorogo 2026: Pemkab Kejar Target Belanja Pegawai 30 Persen pada 2027

Efisiensi Anggaran: Belanja Pegawai Masih di Angka 37 Persen

Padahal data di Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo ada sekitar 400 aparatur sipil negara (ASN) memasuki masa pensiun.

“CPNS tidak kami buka, walaupun 400 ASN Pensiun ini. Tidak akan kekurangan pegawai kita,” ungkap Sekretaris BKPSDM Ponorogo, Suko Widodo, Kamis (30/4/2026)

Dia mengklaim, kebutuhan atau yang menggantikan 400 ASN pensiun dari internal. Kebutuhan pegawai disebut masih dapat diatasi melalui penataan dan pengoptimalan sumber daya manusia secara internal.

“Ya yang kita otak-atik di internal mbak. Kita masih ada PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Masih cukup lah insyallah. Dan biar belanja pegawai kita 30 persen pada 2027 mendatang,” harapnya.

Senada dengan itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengaku memang saat ini fokus mempersiapkan talenta. Mencari talenta yang bisa dan pas dipasang sesuai jabatan.

Baca juga: Seminggu Pasca Dirazia, PKL di Ponorogo Masih Ngeyel, Satpol PP Bongkar Lapak dan Sita Gerobak

“Kami mutasi internal dulu. Ditata, dicari dari internal. Sambil fokus mengurangi belanja pegawai yang sudah 37 persen ini. Makanya gak rekrutmen CPNS,” tegasnya.

Namun, Bunda Lisdyarita—sapaan akrab—Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menyakini Pemkab Ponorogo tidak kekurangan ASN walaupun tidak ada rekrutmen CPNS.

“Kita lakukan moratorium karena memang PNS atau ASN cukup. Makanya tidak ada rekrutmen CPNS selama 3 tahun ini,” pungkas Bunda Lisdyarita.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.