7 Fakta Kasus Dugaan Penganiayaan Terhadap ART Oleh Erin Mantan Istri Andre Taulany
Moch Krisna May 01, 2026 09:32 AM

 

TRIBUNSUMSEL.COM – Kasus dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) yang menyeret nama mantan istri Andre Taulany, Rien Wartian Trigina atau akrab disapa Erin, kini memasuki babak baru.

Laporan yang teregistrasi di Polres Metro Jakarta Selatan ini memicu perdebatan publik setelah kedua belah pihak saling lapor.

Inilah deretan fakta lengkap beserta kutipan langsung dari para pihak terkait:

1. Kronologi Awal: Viral di Media Sosial Threads

Isu ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Threads @niadamanik7.

Dalam unggahannya, akun tersebut membeberkan narasi yang cukup mengejutkan terkait kondisi korban yang diduga dianiaya di depan rumah Andre Taulany.

“Ini ART yang dianiaya sama Erin mantan istri Andre Taulany, ini di depan rumah Andre Taulany. Kasihan dia dianiaya, gaji dan HP dan bajunya ditahan, sekarang dia lagi melapor ke Polres, tolong dia ya pak polisi,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Baca juga: Rekam Jejak Erin Taulany Diduga Aniaya ART Bukan Sekali Ini Saja, Pernah Terungkap di Dokumen Cerai

2. Pengakuan Korban: Dipukul Sapu hingga Masalah Jendela

Penyalur ART, Nia Damanik, membeberkan komunikasi terakhirnya dengan korban berinisial H yang meminta pertolongan saat kejadian berlangsung.

Nia menyebut korban sangat ketakutan saat meneleponnya.

"Kemarin itu kan jam 3 sore tuh, saya ditelepon kan, dia bilang gini 'Halo, kak', katanya 'Apa?' 'Tolongin saya'. 'Dipukul apanya?' 'Kepala saya dipukul pakai sapu'," beber Nia Damanik.

Saat ditanya mengenai pemicunya, Nia menjelaskan bahwa alasan di balik tindakan tersebut sangat sepele.

"Terus saya bilang 'Bikin salah apa neng?' Katanya 'Enggak bikin salah'. 'Entah cuman gara-gara telat nutup jendela' katanya," sambung Nia.

3. Respons Tegas Andre Taulany

Nia Damanik mengaku sempat menghubungi Andre Taulany untuk meminta izin sebelum mendatangi lokasi kejadian.

Namun, Andre memberikan jawaban tegas bahwa dirinya tidak ingin ikut campur namun menyarankan jalur hukum jika ditemukan bukti kekerasan.

"Kata Pak Andre, 'Saya tidak ada hubungan, Bu, untuk ke sana. Kalau terjadi (kekerasan) ada bukti, lapor saja ke polisi'," ujar Nia menirukan ucapan sang komedian.

Baca juga: Tabiat Erin Eks Istri Andre Taulany Dibongkar Ketua RW Buntut Dugaan Aniaya ART: Ini yang Kedua Kali

4. Ketegangan di Lokasi Kejadian

Nia menceritakan situasi mencekam saat ia tiba di depan rumah Erin.

Ia mengaku mendengar teriakan korban dari balik pagar rumah saat sedang diusir oleh petugas keamanan.

"Kita diusir sama security. Enggak tahunya di dalam itu sudah 'tolong, tolong' sudah teriak. Ternyata katanya dicekik dan dicakar. Terus kita bingung, ada pak polisi dia bilang 'tutup pagarnya'," ungkap Nia menceritakan ketegangan di lokasi.

5. Penjelasan Resmi dari Kepolisian

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, membenarkan adanya laporan yang masuk dari seorang perempuan berinisial H.

“Bahwa benar telah datang ke SPKT Polres Metro Jakarta Selatan, seorang perempuan berinisial H, yang menurut pengakuannya mengalami kekerasan fisik,” kata AKP Joko Adi.

Terkait proses hukum selanjutnya, pihak kepolisian akan sangat bergantung pada bukti medis.

"Terkait dugaan-dugaan penganiayaan dimaksud, nanti kita lihat hasil dari visum. Ini kan LP baru kita terima. Kemudian setelah diterima kan tentunya didisposisi nanti unit mana yang menangani," tambahnya.

Baca juga: Sosok Hera, ART yang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Erin, Ternyata Belum Sebulan Kerja

6. Pembelaan Erin: Klaim Punya Bukti CCTV

Tak tinggal diam, Erin memberikan klarifikasi dan melaporkan balik pihak-pihak yang menyudutkannya.

Ia menegaskan tidak ada penganiayaan dan menyebut hubungan dengan pekerjanya selama ini baik-baik saja.

“Enggak ada, enggak ada apa-apa. Semua sudah ada bukti-buktinya. CCTV yang di rumah, saksi-saksi, ART yang ada di rumah, security terutama. Jadi nanti biar proses,” tegas Erin saat ditemui di Polres Jakarta Selatan.

7. Kondisi Terkini Korban

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, korban H kini berada di tempat yang aman dalam perlindungan pihak penyalur.

Korban telah menjalani visum untuk mendeteksi bekas luka akibat dugaan pencekikan dan pukulan di kepala. 

Meski kondisi fisiknya stabil, korban dikabarkan mengalami trauma psikis yang cukup dalam dan sering menangis karena merasa terancam setelah diduga mendapat makian kasar selama bekerja.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.