Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Kondisi anak berinisial DA (4,5), korban dugaan penculikan di Desa Lubuk Belimbing 2, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI) saat ini masih menjalani perawatan medis secara intensif.
Korban mengalami sejumlah luka akibat kekerasan fisik yang dilakukan pelaku saat berupaya membawanya kabur dalam peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu.
Kasus tersebut sebelumnya melibatkan dua pelaku asal Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, yakni Firman Wahyudi (46) dan Sahada (60).
Pelaku laki-laki meninggal dunia setelah diamuk massa, sementara pelaku perempuan saat ini diamankan pihak kepolisian.
Korban Jalani Operasi, Alami Retak Kepala dan Pendarahan Otak
Kepala Desa Lubuk Belimbing 2, Midarmini, mengatakan korban mengalami cedera serius pada bagian kepala akibat kekerasan saat kejadian.
Saat kejadian, korban dibanting oleh pelaku dengan sangat keras dan diduga kepalanya menghantam beton.
Pasca kejadian, korban telah menjalani tindakan operasi di RS Ar-Bunda Kota Lubuklinggau pada Kamis (30/1/2026). Saat ini, korban masih dirawat di RS Ar-Bunda dan terus mendapatkan penanganan medis lanjutan.
“Korban mengalami retak di kepala dan pendarahan di otak akibat dibanting oleh pelaku, sudah jalani operasi dan sampai sekarang masih di rumah sakit,”jelas Midarmini pada Jumat (1/5/2026).
Biaya Pengobatan Capai Puluhan Juta
Midarmini mengungkapkan, biaya operasi yang telah dijalani korban mencapai lebih dari Rp 30 juta. Jumlah tersebut belum termasuk biaya perawatan lanjutan serta kebutuhan obat-obatan.
“Biaya operasinya cukup besar, lebih dari Rp 30 juta. Belum termasuk biaya perawatan dan obat,”jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi ekonomi keluarga korban tergolong kurang mampu sehingga mengalami kesulitan dalam menanggung biaya pengobatan.
Bahkan selama ini, biaya ditanggung secara bersama-sama dengan bantuan-bantuan dari desa serta warga lainnya.
"Keluarganya kurang mampu pak, ini terkait biaya masih bingung pak,"lanjutnya.
Harap Bantuan dan Perhatian Pemerintah
Pihak keluarga berharap adanya bantuan dari berbagai pihak, baik dari dermawan maupun dukungan dari pemerintah daerah.
“Keluarga berharap ada bantuan, baik dari dermawan maupun solusi dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong,”kata Midarmini.
Saat ini, pihak desa bersama masyarakat setempat juga telah melakukan penggalangan dana secara swadaya untuk membantu meringankan beban keluarga korban.
Kondisi Mulai Membaik
Meski sempat mengalami kondisi serius, perkembangan kesehatan korban dilaporkan mulai menunjukkan perbaikan.
“Alhamdulillah korban selamat dan kondisinya mulai membaik,” ujar Midarmini.
Namun demikian, hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah korban masih memerlukan tindakan operasi lanjutan. Pihak medis masih terus melakukan pemantauan terhadap kondisi korban.