TRIBUNSUMSEL.COM -- Sembilan tahun membina rumah tangga, pasangan selebgram Shindy Fioerla dan aktor Rendy Samuel kini berada di ambang perceraian.
Kabar keretakan ini diperkuat dengan langkah Shindy yang resmi mendaftarkan gugatan cerainya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada April lalu
"Gugatannya sudah kami daftarkan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, dan untuk sidang perdananya itu ada di tanggal 6 Mei," ujar tim kuasa hukum Shindy melansir dari Tribunnews.com,Jumat (1/5/2026).
Sesumbar terdengar kabar pernikahan yang telah dikaruniai satu orang anak ini terancam bubar karena adanya Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT).
Namun Rendy Samuel sendiri membantah tegas adanya KDRT selama menikahi wanita dengan sapaan akrab Bunda Shindy ini.
Bak gayung bersambut pernyatan Rendy Samuel ini pun langsung direspons oleh wanita yang kini genap berusia 35 tahun ini.
"Jadi gini, kenapa beliau kemarin aku lihat ya statement, 'mungkin kalau adanya KDRT nggak mungkin saya bertahan sama S sembilan tahun, betul?" ucap Shindy Samuel dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Jumat (1/4/2026).
Dengan suara bergetar, istri bintang sinetron Kepompong ini mengaku mempertahankan rumah tangga dengan Rendy semata-mata demi anak mereka.
"Saya bertahan karena anak," tegas Shindy.
Memiliki pengalaman kurang menyenangkan soal perpisahan, Shindy pun tak ingin anak semata wayangnya bernasib sama seperti dirinya.
Baca juga: Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa Jalani Mediasi di Luar Sidang Perceraian
"Saya nggak mau anak saya nasibnya seperti saya," aku selebgram yang juga pengusaha skincare ini.
Di momen itu Shindy mengungkap soal percekcokan rumah tangganya dengan Rendy sudah lama terjadi.
"(Cekcoknya dari anak pertama lahir), lebih tepatnya saat kita di Pondok Bahar karena N (anak Shindy) lahir di Caracas. Pas pindah ke Pondok Bahar itu cekcok tulus-urusan," tambahnya.
Tak hanya percekcokan, Bunda Shindy mengaku komunikasinya dengan suami pun terbilang kurang baik meski keduanya tingga seatap.
Di momne itu, Shindy juga menyinggung momen saat percekcokannya dnegan Rendy mengundnag perhatian tetangganya.
"Dan kami pun mungkin jarang komunikasi karena beliau di (rumah) atas, saya di bawah, di kran dapur yang kecil banget, dikasih tempat (usaha), percekcokan itu kalau beliau yang ke bawah mungkin atau apa sehingga mungkin ada tetangga yang datang," bebernya.
Lewat unggahan di Instagram @rendyshindy_samuel, ibu satu anak ini sempat berkeluh kesah soal kondisi rumah tangganya saat ini.
Dalam tulisan itu Shindy menyinggung soal luka batin yang ditimbulkan oleh orang terdekatnya.
"Ga semua luka terlihat. Ada yang diam, tapi ngena banget… dari kata-kata orang yang harusnya paling menjaga," tulis Shindy.
Lebih lanjut ia menyingkap titik terendah dalam hidupnya dan perjuangan untuk bangkit dari keterpurukan.
"Aku pernah ada di titik itu jatuh, hancur, ngerasa ga cukup. Tapi dari situ juga aku belajar… pelan-pelan bangkit, pelan-pelan kenal diri sendiri lagi," tuturnya.
Di akhir komentarnya, Shindy menyebut tidak perlu menjadi sosok yang sempurna cukup menjadi dirinya sendiri untuk tetap bisa dihargai.
"Sekarang aku ngerti, aku ga perlu jadi sempurna buat dihargai. Cukup jadi diri sendiri, di tempat yang tepat, dengan orang yang tepat. Kalau kamu lagi di fase ini, kamu ga sendirian," pungkasnya.
(*)