Sumringah di Hari Buruh, 250 Ojol Perempuan Surabaya Terima Sembako Dari PDIP
Wiwit Purwanto May 01, 2026 03:04 PM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Sekitar 250 penarik ojek online (Ojol) perempuan di Surabaya sumringah di momen Hari Buruh 1 Mei 2026. Mereka menjadi penerima program Memberikan Bingkisan Gratis (MBG) DPC PDIP Surabaya.

Pengurus dan kader PDIP Surabaya turun dan menyapa pekerja dan buruh jalanan tersebut. Ratusan pekerja Ojol ini adalah pejuang jalanan yang patut mendapat perhatian PDIP.

Pembagian "MBG" untuk penarik ojol prempuan itu diserahkan di Kantor DPC PDIP Surabaya. Ratusan perempuan dari seluruh sudut Kota Surabaya itu menyerb Jl Setail Surabaya.

Para pekerja perempuan itu senang begitu menerima MBG berupa paket sembako. MBG ini dibagikan Ketua DPP PDIP Tri Rismaharini dan Ketua DPC PDIP Armuji. Hadir pula pengurus DPC PDIP yang lain.

Baca juga: Rute Alternatif untuk Hindari Macet Surabaya Hari Ini, Imbas Demo Peringatan Hari Buruh May Day 2026

Tidak hanya mendapatkan paket sembako, ratusan pekerja ojek online tersebut juga berkesempatan menyampaikan aspirasi dan keluh kesah secara langsung kepada para pemangku kebijakan.

Serap Aspirasi

Risma yang juga Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDIP dan Cak Ji aktif berdialog. Menyerap aspirasi. Mulai dari keterbatasan hunian layak, perlindungan kerja, hingga akses BPJS.

“Kalau ada kesulitan, kami tidak hanya menunggu, tapi juga turun langsung ke lapangan,” kata Cak Ji.

Disinggung pentingnya perlindungan bagi pekerja rentan, termasuk buruh dan pengemudi ojek online. Meski UMK Surabaya tergolong tinggi, aspek kesejahteraan lain seperti jaminan kesehatan, cuti, dan perlindungan kerja tidak boleh diabaikan. Perusahaan pun diingatkan untuk tidak mempersulit hak-hak dasar pekerja.

Antisipasi Kondisi Global

Sekretaris DPC PDIP Syaifuddin Zuhri menekankan bahwa momentum Hari Buruh harus menjadi ruang nyata untuk menghadirkan keberpihakan.

Baca juga: Gubernur Jawa Timur akan Terima Buruh yang Demo May Day di Surabaya

Syaifuddin menyebut bahwa kondisi ekonomi global yang tidak menentu berpotensi menekan kelompok pekerja, sehingga dibutuhkan kebijakan khusus yang lebih adaptif dan melindungi.

“Kelompok buruh, termasuk ojol, perlu mendapat perhatian lebih. Mulai dari kebutuhan dasar, hunian, hingga jaminan sosial seperti BPJS,” ujar legislator yang segera dilantik menjadi Ketua DPRD Surabaya tersebut.

PDIP Surabaya menekankan bahwa peringatan Hari Buruh bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk hadir, mendengar, dan memperjuangkan mereka yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga di tengah kerasnya kehidupan kota.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.