AS Mendadak Klaim Perang Iran Sudah Berakhir, Legalitas Operasi Militer Jadi Sorotan
Ni'amu Shoim Assari Alfani May 02, 2026 08:42 AM

AS menyebut perang Iran sejatinya sudah berakhir. 

Pemerintahan Presiden Donald Trump menyebut perang ini berakhir setelah gencatan senjata dimulai pada awal April 2026. 

Namun pernyataan ini diduga sebuah interpretasi yang memungkinkan Gedung Putih untuk menghindari keharusan meminta persetujuan Kongres.

Pernyataan tersebut memperkuat argumen yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan Pete Hegseth selama kesaksiannya di Senat pada Kamis (30/4). 

Saat itu, ia mengatakan bahwa gencatan senjata secara efektif menghentikan perang. 

Berdasarkan alasan tersebut, pemerintah belum memenuhi persyaratan yang diamanatkan oleh undang-undang tahun 1973. 

Di dalamnya untuk meminta persetujuan resmi dari Kongres untuk tindakan militer yang berlangsung lebih dari 60 hari.

Seorang pejabat AS yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan pertempuran dengan Iran sudah berakhir. 

Ia menyebut militer AS dan Iran tidak saling baku tembak sejak gencatan senjata dua minggu dimulai pada 7 April. 

Meski gencatan senjata kini diperpanjang, Teheran tetap mempertahankan kendali atas Selat Hormuz. 

Di satu sisi, AS juga masih mempertahankan blokade pelabuhan-pelabuhan Iran.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.