TRIBUNBEKASI.COM, PEKANBARU- Aksi perampokan yang memilukan terjadi di Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Jumat (1/5/2026).
Seorang wanita paruh baya bernama Dumaris Deniwati Sitio (60) meninggal dianiaya empat orang pelaku perampokan.
Korban tewas setelah dipukul menggunakan balok kayu tepat di kepala korban.
Aksi tersebut terekam cctv dan beredar luas di kalangan masyarakat.
Para pelaku bisa leluasa masuk ke rumah korban karena seorang di antara pelaku diduga adalah mantan menantu korban.
Terlihat dari CCTV, satu di antara seorang pelaku yang berjenis kelamin perempuan sempat mencium tangan korban.
Namun sesaat setelah adegan itu, seorang pria yang menjadi komplotannya memukul kepala korban hingga korban tidak bergerak.
Masih terekam jelas lewat rekaman video yang beredar, para pelaku yang berjumlah empat orang yang terdiri dari dua pria dan wanita bergegas masuk ke dalam kamar dan diduga mengambil barang berharga milik korban.
Tim gabungan kepolisian kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan di rumah korban di Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Jumat (1/5/2026).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua, mengatakan olah TKP dilakukan untuk melengkapi temuan sebelumnya.
“Olah TKP kedua ini kami lakukan untuk memperdalam dan melengkapi temuan sebelumnya, sekaligus memperkuat alat bukti,” ujarnya.
Polisi juga telah memeriksa empat orang saksi untuk mengungkap kronologi serta pergerakan pelaku.
Hasyim memastikan pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Diketahui, total pelaku berjumlah empat orang, terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan.
Salah satu pelaku perempuan berinisial AF telah diidentifikasi sebagai mantan menantu korban.
Para pelaku datang menggunakan mobil Avanza hitam dan sempat mondar-mandir di sekitar rumah sebelum beraksi.
“Kami pastikan kasus ini akan diungkap secara tuntas dan pelaku segera ditangkap,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memberi atensi khusus terhadap kasus tersebut.
Ia memastikan jajaran kepolisian tengah bekerja maksimal untuk menangkap para pelaku.
“InsyAllah saya pastikan segera ditangkap, jajaran Reskrim Polresta Pekanbaru dan Subdit Jatanras Reskrimum Polda Riau sedang bekerja di lapangan,” ungkapnya.
Dalam aksinya, korban dipukul secara brutal menggunakan potongan kayu oleh salah satu pelaku pria.
Berdasarkan hasil medis, korban meninggal akibat pukulan benda tumpul di kepala yang menyebabkan pendarahan otak.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh suaminya, Salmon Meha (66), di dalam rumah dikutip dari tribunpekanbaru
Selain menghilangkan nyawa korban, pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga.
Di antaranya cincin emas, uang tunai dalam dolar Singapura, satu unit ponsel Samsung A55 5G, hingga perangkat audio.
Kasus ini masih dalam penanganan intensif kepolisian, dengan penyelidikan yang terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh pelaku dan motif di balik aksi tersebut.