Ahmad Panik Tangannya Bengkak Imbas Cincin, Warga Gurah Kediri Datangi Damkar
Rendy Nicko May 02, 2026 03:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Seorang warga Kabupaten Kediri mengalami kepanikan setelah cincin yang dikenakannya tidak bisa dilepas dan menyebabkan jari tangan membengkak. Peristiwa ini akhirnya ditangani oleh petugas Damkar Pos Pare pada Sabtu (2/5/2026) dini hari.

Kejadian tersebut dialami Ahmad, warga Dusun/Desa Besuk Kecamatan Gurah. Dia datang langsung ke Pos Damkar Pare sekitar pukul 02.20 WIB untuk meminta bantuan karena kondisi jarinya semakin membengkak.

Cincin yang melingkar di jari Ahmad sudah tidak bisa dilepas secara manual. Kondisi itu membuatnya khawatir karena berpotensi memperparah pembengkakan.

"Jarinya sudah bengkak dan terasa sakit, jadi saya panik dan minta bantuan ke damkar," kata Ahmad.

Baca juga: Pengurus Cabor Padel Resmi Terbentuk di Kabupaten Kediri, Target Lahirkan Atlet Menuju Porprov 2027

Baca juga: Tanah Longsor Terjadi di 2 Gandusari dan Doko Kabupaten Blitar, BPBD Minta Warga Waspada

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkar langsung melakukan penanganan dengan prosedur yang aman. Proses pelepasan cincin dilakukan menggunakan alat gerinda mini.

Petugas bekerja dengan hati-hati untuk menghindari cedera lebih lanjut pada jari korban. Proses evakuasi berlangsung sekitar 15 menit hingga cincin berhasil dilepas.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan sesuai standar operasional prosedur. 

"Pelepasan cincin dilakukan dengan alat khusus dan berjalan aman serta lancar sesuai SOP," jelasnya.

Setelah cincin berhasil dilepas, kondisi jari korban langsung ditangani agar pembengkakan tidak semakin parah. Dalam kejadian ini, korban hanya mengalami luka ringan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan Ahmad pun mengaku lega setelah cincin yang menyebabkannya kesakitan berhasil dilepas.

Baca juga: Dilaporkan Lakukan Malapraktik, Pengacara RS Era Medika Tulungagung Menilai Terlalu Prematur

Kaleb juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan perhiasan, terutama saat kondisi jari mengalami perubahan seperti pembengkakan.

"Kami mengimbau warga agar segera meminta bantuan tenaga profesional jika mengalami kejadian serupa, guna menghindari risiko cedera yang lebih serius," ucapnya. 

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.