Kronologi Tuduhan Rasisme Marc Klok: Give Me The Ball Back, Henry Doumbia Sudah Akui Salah Dengar
Ravianto May 02, 2026 05:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDAR LAMPUNG - Manajemen PERSIB dan sang kapten, Marc Klok, akhirnya buka suara terkait tuduhan tindakan rasisme dalam laga melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Kamis (30/4/2026).

Klok secara tegas membantah tuduhan tersebut dan menjelaskan kronologi kesalahpahaman yang terjadi di lapangan.

Dukungan Penuh Manajemen PERSIB

Sebagai klub profesional, PERSIB menyatakan tidak mentolerir segala bentuk rasisme.

Namun, pihak klub berdiri tegak melindungi setiap anggota timnya, termasuk mendukung penuh Marc Klok yang telah membantah tuduhan tersebut secara tegas.

"Tuduhan serius harus didasarkan pada fakta dan bukti yang jelas. Kami mendorong proses objektif, transparan, dan adil oleh pihak berwenang," tulis pernyataan resmi klub, Jumat (1/5/2026).

Baca juga: Persib Bandung Minta Bhayangkara FC Buktikan Tuduhan Rasisme Marc Klok ke Henry Doumbia

Kronologi Kesalahpahaman: "Give Me The Ball Back"

Marc Klok menjelaskan bahwa insiden bermula saat gol kedudukan 2-1 tercipta.

Pemain Bhayangkara, Henri Doumbia, terlihat menahan bola sehingga menghambat kick-off.

Kapten Persib Marck Klok usai laga Bhayangkara FC vs Persib Bandung yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Kamis, 30 April 2026. (instagram @marcklok)
Kapten Persib Marck Klok usai laga Bhayangkara FC vs Persib Bandung yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Kamis, 30 April 2026. (instagram @marcklok) (Istimewa)

Sebagai upaya mengejar ketertinggalan, Klok meminta bola tersebut.

"Saya mengatakan dengan jelas kepadanya: 'Give me the ball back' (Kembalikan bolanya)," ungkap Klok.

Klok menambahkan bahwa Doumbia sempat meminta maaf kepadanya setelah menyadari ada salah paham.

"Ia mengakui kesalahpahaman tersebut karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata 'black'. Begitu pula rekan setim dan pelatihnya yang memiliki hubungan baik dengan saya," tegasnya.

Kecam Sikap Manajer Lawan

Meskipun pemain lawan telah memahami situasi, Klok menyesalkan sikap Manajer Bhayangkara, Sumardji.

Menurut Klok, Sumardji yang tidak berada dekat lapangan justru terus menudingnya rasis di lorong stadion hingga ruang ganti.

"Saya merasa terluka atas tuduhan tidak benar tersebut. Perilaku ini telah melampaui batas sepak bola dan esensi dari permainan ini," ujar Klok yang menuntut permintaan maaf resmi dari pihak lawan demi membersihkan nama baiknya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.