Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN – Pemkab Lamongan kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus mendorong kualitas sumber daya manusia (SDM), bertepatan dengan momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Diantaranya Pemkab Lamongan juga membuka peluang pengembangan kapasitas guru melalui program beasiswa pendidikan.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di sela kegiatan Upacara Hardiknas 2026, Sabtu (2/5/2026).
Baca juga: Peringatan May Day 2026, Wabup Lamongan Tekankan Kesejahteraan Buruh sebagai Prioritas
Ia menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan guru akan terus menjadi prioritas, dengan tetap selaras mengikuti kebijakan pemerintah pusat.
Menurutnya, Pemkab Lamongan tidak hanya mengandalkan program dari pemerintah pusat, tetapi juga berupaya melengkapi melalui berbagai kebijakan daerah, termasuk pemberian insentif bagi tenaga pendidik.
“Kita terus berkomitmen untuk memberikan kesejahteraan guru itu dan kita akan mengikuti apa yang menjadi kebijakan nasional. Kita memberikan melengkapi dari apa yang diberikan oleh Kemendikdasmen untuk kesejahteraan guru,” ujarnya.
Lebih jauh, perhatian terhadap guru tidak hanya diwujudkan dalam bentuk insentif semata. Pemkab Lamongan juga membuka peluang pengembangan kapasitas guru melalui program beasiswa pendidikan.
Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik, baik melalui jenjang magister (S2) maupun bagi guru yang belum menyelesaikan kualifikasi pendidikan tertentu, seperti Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
“Memberikan kesempatan kepada guru, artinya tidak hanya bersifat insentif, tapi juga kita memberikan kesempatan mereka untuk mendapatkan beasiswa guna meningkatkan kualitas, baik di S2 maupun guru-guru yang belum mengikuti pendidikan PGSD,” tambahnya.
Kaji Yes juga menyampaikan pesan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti. Ia menyebut, terdapat tiga pilar utama yang menjadi kunci keberhasilan pembangunan pendidikan, yakni mindset yang kuat, mental yang maju, dan misi yang lurus.
“Tiga hal utama tersebut atau 3M menjadi fondasi penting untuk mensukseskan pendidikan di Kabupaten Lamongan,” jelasnya.
Peringatan Hardiknas di Lamongan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan kreatif dari siswa-siswi tingkat SD dan SMP. Mulai dari paduan suara hingga pertunjukan seni budaya turut memeriahkan suasana.
Baca juga: Tragedi Dini Hari, Kecelakaan Pick Up vs Motor di Babat Lamongan, Dua Meninggal Dunia
Sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia pendidikan, Pemkab Lamongan juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi, guru inspiratif, serta tokoh-tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam memajukan pendidikan di daerah.
Momentum Hardiknas ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga penguat komitmen bersama dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing, sejalan dengan upaya peningkatan SDM di Kabupaten Lamongan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama jajaran Forkopimda dan siswa SD saat tampil dalam paduan suara pada peringatan Hardiknas.