TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Memperingati Hari Jadi ke-110 sekaligus Hari Kesehatan Sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan Gebyar Husada 2026.
Kegiatan ini menghadirkan rangkaian aksi sosial mulai dari khitanan massal hingga pekan layanan kesehatan terpadu bagi seluruh lapisan masyarakat secara gratis atau tanpa dipungut biaya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama menjelaskan, agenda yang mengusung tema Nggendong Mikul Sleman Sehat: Sinergi Bersama Sains, Mewujudkan Rahayuning Bawana ini merupakan wujud kolaborasi nyata antara pemerintah, akademisi, lembaga sosial, sektor swasta, dan media.
Rangkaian kegiatan dirancang menyentuh seluruh siklus hidup manusia, mulai dari janin hingga lanjut usia.
"Kami menghadirkan dua agenda besar, yakni aksi bakti sosial kemanusiaan dan pekan layanan kesehatan terpadu. Semua ini ditujukan untuk memastikan setiap fase kehidupan warga Sleman mendapatkan perhatian kesehatan berkualitas," kata Cahya, Sabtu (2/5/2026).
Sebagai bentuk kepedulian sosial yang didukung penuh oleh BAZNAS Kabupaten Sleman, rangkaian kegiatan dimulai dengan khitanan massal gratis yang dilaksanakan di Puskesmas Mlati II pada 30 April 2026.
Selain itu, bagi masyarakat yang membutuhkan, disediakan pula layanan operasi katarak gratis. Tindakan medis ini akan dilaksanakan di dua lokasi yakni RSUD Prambanan pada 6 Mei 2026 dan RSUD Sleman pada 8 Mei 2026.
Puncak edukasi dan pemeriksaan kesehatan akan dipusatkan di Sleman City Hall (SCH) selama tiga hari berturut-turut, mulai 5 - 7 Mei 2026.
Setiap harinya, layanan difokuskan pada sasaran yang berbeda. Misalnya, hari Selasa, 5 Mei akan difokuskan pada Ibu hamil dengan agenda senam hamil, layanan USG gratis serta konsultasi spesialis SpOG.
Kemudian pada Rabu, 6 Mei fokus utamanya pada Balita melalui pemeriksaan tumbuh kembang serta konsultasi bersama dokter spesialis anak dan psikolog klinis.
Pada Kamis 7 Mei, fokus pada usia produktif dan lansia dengan menyediakan pemeriksaan jantung (EKG) serta konsultasi dokter spesialis penyakit dalam.
Selama kegiatan berlangsung, pengunjung juga dapat mengakses pemeriksaan kesehatan umum, tes HIV, hingga skrining kesehatan mental menggunakan teknologi terbaru Heart Rate Variability (HRV). Ada pula talkshow interaktif bersama pakar kesehatan dari FKKMK UGM dengan topik terkini.
Tak hanya urusan medis, Gebyar Husada 2026 juga menghadirkan kemudahan administrasi bagi warga. Sejumlah instansi seperti Disdukcapil, Dinas Sosial, DP3AP2KB, dan BPJS Kesehatan Cabang Sleman akan membuka gerai pelayanan secara bergantian di lokasi acara.
"Seluruh rangkaian kegiatan Gebyar Husada 2026 ini tidak dipungut biaya atau gratis. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini secara maksimal demi mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik," harap dia.