TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Rencana pembangunan Tol Cigatas (Cileunyi–Garut–Tasikmalaya) yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional Tol Getaci kembali menghadapi tantangan serius dari sisi kelayakan finansial.
Hingga saat ini, proyek tersebut dinilai belum memenuhi hitungan investasi yang kompetitif bagi pihak swasta.
Berdasarkan data teknis yang dihimpun Tribun Jabar, Tol Cigatas dirancang dengan spesifikasi sebagai berikut:
Baca juga: Sepi Investor, Nasib Tol Getaci Mengambang, Wawalkot Tasikmalaya Diky Candra Tagih Kejelasan Pusat
Dirjen Pembiayaan Infrastruktur PU, Ir. Rachman Arief Dienaputra, M.Eng., menjelaskan bahwa proyek ini belum dianggap "eligible" jika hanya mengandalkan volume kendaraan.
“Kalau dihitung dari traffic, itu tidak masuk secara ekonomi. Artinya, investor tidak bisa mengandalkan dari situ saja,” ujar Rachman usai kegiatan di Universitas Widyatama, Kamis (30/4/2026).
Sebelumnya, proyek ini sempat memiliki pemenang tender, namun gagal berlanjut karena tidak tercapainya tahap financial close dengan pihak perbankan akibat hitungan pengembalian investasi yang dinilai tidak masuk.
Pemerintah memilih opsi pembangunan jalan tol dibandingkan pelebaran jalan nasional di kawasan Nagreg karena beberapa faktor teknis dan sosial:
Untuk menarik minat investor, pemerintah mendorong dua pendekatan baru: