PSIS Semarang Siap Ganggu Pesta PSS Sleman, Otavio Dutra Waspadai Trio Maut Super Elja
Joko Widiyarso May 02, 2026 08:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bek PSIS Semarang, Otavio Dutra, mengakui kualitas lini depan PSS Sleman jelang laga krusial kedua tim di pekan ke-27 Pegadaian Championship 2025/2026. 

Ia menyoroti kecepatan dan naluri gol dari trio Terens Puhiri, Gustavo Tocantins, dan Riko Simanjuntak sebagai ancaman utama.

Kedua tim akan bertemu di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/5/2026) pukul 15.30 WIB.

Laga ini sangat menentukan bagi PSS, karena kemenangan akan membawa mereka lolos ke partai final Championship sekaligus promosi ke Super League musim depan.

Sebaliknya, PSIS datang tanpa beban dan siap mengganggu pesta tuan rumah. Apalagi, mereka sudah dipastikan bertahan di Championship dan aman dari ancaman degradasi.

Dutra menegaskan bahwa PSIS tetap memburu hasil maksimal meski bermain di kandang lawan.

“Pertandingan ini tidak akan mudah. Kita main di luar dan Sleman punya tim yang sangat bagus. Tapi kami sudah siap dan harus fight untuk mendapatkan hasil maksimal. Kami ingin menutup kompetisi dengan performa terbaik,” ujarnya saat konferensi pers, Sabtu (2/5/2026).

Ia juga memberikan perhatian khusus kepada trio lini depan PSS yang dinilainya sebagai salah satu yang terbaik di kompetisi.

“Menurut saya mereka trio terbaik di Liga 2 ini. Saya sudah pernah satu tim dengan Riko, dia pemain penting dengan kecepatan, dribbling, dan kecerdasan. Gustavo juga top skor, finisher yang sangat baik, meski tidak terlalu tinggi tapi kuat dalam duel udara. Terens juga cepat dan pintar,” jelas Dutra.

Meski demikian, pemain naturalisasi itu menegaskan PSIS tidak gentar. Ia percaya timnya mampu meredam kekuatan lawan dengan permainan kolektif.

“Kami harus waspada karena mereka punya kelebihan masing-masing. Tapi kami juga percaya dengan tim sendiri. Dengan kerja keras dan kekompakan, kami berharap bisa menghentikan mereka,” tambahnya.

Selain trio depan, Dutra juga menyinggung kekuatan lini tengah PSS, termasuk peran Frederic Injai yang dinilai penting dalam mengatur tempo permainan.

PSIS siap tempur

Sementara itu, pelatih PSIS, Kas Hartadi, memastikan timnya siap menghadapi laga terakhir musim ini.

“Kita sudah siap untuk pertandingan besok. Ini match terakhir dan kami ingin menampilkan permainan terbaik serta meraih hasil maksimal,” kata Kas Hartadi.

Ia mengakui baru bergabung dengan PSIS dalam waktu singkat, namun tetap optimistis timnya bisa memberikan perlawanan.

“Saya baru dua hari di PSIS dan langsung menghadapi pertandingan penting. PSS adalah tim terbaik di grup ini, tapi kami akan berusaha meraih hasil terbaik,” ujarnya.

Untuk komposisi pemain, Kas Hartadi memastikan akan menurunkan skuad terbaik meski ada beberapa pemain absen karena akumulasi kartu.

“Kita tetap tampil full team, tapi ada satu-dua pemain yang absen karena akumulasi, yakni M. Alwi dan Habib Akbar. Namun yang pasti kami akan kerja keras dan memberikan yang terbaik,” tegasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.