Tersisa Kenangan, Facebook Ibu dr. Myta Disorot, Doa Panjang Umur di Tanggal 13 April Kini Jadi Duka
Kharisma Tri Saputra May 02, 2026 09:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM - Kabar wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy menyisakan duka mendalam, terutama setelah terungkap pesan ulang tahun ke-25 dari sang ibu yang kini menjadi kenangan terakhir.

Dokter muda kelahiran 13 April 2001 itu sebelumnya baru saja merayakan ulang tahunnya dua pekan sebelum meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD KH Daud Arif, Jambi.

Dalam unggahan Facebook, sang ibu menuliskan doa penuh harapan yang kini viral di media sosial.

"Selamat ulang tahun yg ke 25 th kakak myta semoga panjang umur sehat murah Rezki dan bahagia serta sukses slalu nak. slalu jadi kebanggaan kami aamiin 13 April 2001" tulis unggahan sang ibu dalam facebook yang dikutip hari ini, Sabtu (2/5/2026).

Kalimat penuh doa ini tertulis pada tanggal 13 April lalu dan menjadi kado terakhir sekaligus kenangan manis bagi dr. Myta Aprilia Azmi sebelum ia mengembuskan napas terakhir.

Namun, harapan tentang "panjang umur" itu kini berganti duka yang menyayat hati. 

Dokter muda kelahiran 13 April 2001 tersebut wafat di tengah masa pengabdiannya sebagai dokter internship di RSUD KH Daud Arif, Jambi, pada Jumat (1/5/2026) kemarin.

PEMAKAMAN -- Pelayat mengiringi prosesi pemakaman dr Myta Aprilia Azmy di TPU Simpang Pendagan, Muaradua, OKU Selatan, Sabtu (2/5/2026). Suasana duka menyelimuti keluarga dan kerabat yang memanjatkan doa di pusara almarhumah.
PEMAKAMAN -- Pelayat mengiringi prosesi pemakaman dr Myta Aprilia Azmy di TPU Simpang Pendagan, Muaradua, OKU Selatan, Sabtu (2/5/2026). Suasana duka menyelimuti keluarga dan kerabat yang memanjatkan doa di pusara almarhumah. (Dokumen/Warga)

Kepergian dr. Myta Aprilia kini tidak hanya menjadi duka keluarga, tetapi juga memicu gelombang desakan transparansi pada pihak RSUD KH Daud Arif sebagai tempat dr. Myta Aprilia mengabdikan diri sebagai dokter internship.

Wakil Bupati Tanjabbar, Katamso SA, secara tegas meminta manajemen RSUD untuk memberikan penjelasan terbuka dan tidak menutupi fakta di balik kronologi sakitnya sang dokter muda saat bertugas.

Kini, sosok yang disebut sebagai "kebanggaan" keluarga itu telah berpulang, namun semangatnya memicu perjuangan bagi keselamatan tenaga medis di Indonesia. 

Harapan sukses yang sempat terucap di hari ulang tahunnya, kini bertransformasi menjadi momentum besar untuk mengevaluasi sistem perlindungan bagi para pejuang kesehatan di garda depan.

Baca juga: Berduka, dr. Gia Pratama Soroti Meninggalnya dr. Myta Dokter Internship: Sakitmu Harus Didengar

Penjelasan RSMH Soal Penyebab Meninggalnya dr. Myta Aprilia 

Hingga saat ini, penyebab meninggalnya dr. Myta Aprilia Azmy, seorang dokter internship yang sempat dirawat kritis di ICU RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, belum diketahui secara pasti.

Direktur Utama RSMH Palembang, dr. Siti Khalimah, Sp.KJ, MARS, menyampaikan bahwa pihak rumah sakit belum memperoleh izin untuk memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut.

“Kami belum mendapat izin untuk menyampaikan informasi mengenai dr. Myta. Saat ini kami masih menunggu izin dari Kementerian Kesehatan,” kata Siti Khalimah saat dikonfirmasi pada Jumat (1/5/2026) malam.

Ia menambahkan, kemungkinan besar penjelasan lengkap terkait peristiwa ini akan disampaikan langsung oleh pihak Kementerian Kesehatan.

Keluarga Dukung IKA FK Unsri Agar Program Internship Diinvestigasi

Dokter muda yang tengah menjalani program internship itu dikenal sebagai sosok harapan keluarga yang sebentar lagi akan menyelesaikan masa tugasnya dan resmi menjadi dokter umum.

Terkait munculnya surat dari Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri) yang meminta investigasi, pihak keluarga mengaku mengetahui informasi tersebut dari media sosial. Keluarga menyatakan dukungan terhadap upaya tersebut.

Meski begitu, keluarga menegaskan bahwa mereka tidak ingin berspekulasi atau menyalahkan pihak tertentu, melainkan berharap adanya kejelasan dan perbaikan sistem ke depan.

“Kami mendukung langkah IKA FK Unsri untuk dilakukan investigasi, agar ada perbaikan sistem kerja bagi dokter internship ke depan. Kami tidak ingin ada kejadian serupa terulang,” kata dr Pebri Mahardika, perwakilan keluarga almarhumah.

Diketahui, dr Myta merupakan putri dari pasangan Khadriatul Azmi dan Okta Yusri, SKM., M.M, yang juga menjabat sebagai Kepala Puskesmas Mekakau Ilir, Kabupaten OKU Selatan. 

Baca juga: Breaking News : Keluarga dr Myta Aprilia Dukung IKA FK Unsri Agar Program Internship Diinvestigasi

Kehilangannya menjadi pukulan berat, terutama karena ia disebut sebagai tumpuan keluarga.

Ia mengungkapkan bahwa keluarga masih dalam kondisi berduka mendalam atas kepergian dr Myta.

“Almarhumah ini merupakan harapan besar keluarga. Sebentar lagi seharusnya menyelesaikan program internship dan menjadi dokter umum,” ujarnya.

dr Myta diketahui menjalani program dokter internship dari Kementerian Kesehatan RI di Provinsi Jambi, tepatnya di Kabupaten Kuala Tungkal.

Ia telah hampir satu tahun menjalani tugas tersebut dan dijadwalkan selesai pada Agustus 2026.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.