Bayern Muenchen Tak Jadi Dipecundangi Juru Kunci Berkat Gol Menit 100, Juara Bundesliga Gagal Pecah Rekor
Beri Bagja May 03, 2026 01:33 AM

ALEXANDRA BEIER/AFP
Bayern Muenchen gagal menyamai raihan rekor poin terbanyak di Bundesliga setelah bermain seri dengan FC Heidenheim di kandang sendiri (2/5/2026).

BOLASPORT.COM - Bayern Muenchen gagal menyamai rekor abadinya di Bundesliga setelah nyaris dipecundangi tim juru kunci.

Anak asuh Vincent Kompany melakoni pekan ke-32 Liga Jerman dengan menjamu FC Heidenheim di Allianz Arena, Sabtu (2/5/2026).

Partai ini digelar dua pekan setelah gelar juara Bundesliga 2025-2026 disegel Bayern Muenchen.

Pada Spieltag ke-30, Harry Kane dkk memastikan banderol Deutscher Meister untuk ke-35 kalinya dengan membungkam Stuttgart 4-2.

Titel tersebut diraih ketika koleksi poin mereka menyentuh 79 angka dalam empat partai tersisa.

Walaupun sudah dipastikan kampiun, masih ada misi yang harus dilengkapi armada Kompany demi membuat musim mereka paripurna.

Dua pekan lalu, Bayern masih dalam laju menyamai perolehan rekor angka terbanyak dalam semusim di Bundesliga.

Rekor lama tercatat atas nama mereka sendiri, yakni saat menyudahi musim 2012-2013 sebagai juara.

Tim super asuhan Jupp Heynckes kala itu berhasil finis dengan mengeruk 91 poin dari 34 pertandingan.

Rapornya adalah meraih 29 kemenangan, 4 kali seri, dan hanya sekali kalah.

Rekor 16 tahun silam bisa disamai Bayern musim ini jika mereka memenangi empat atau seluruh partai tersisa pasca-kemenangan atas Stuttgart.

Misi tersebut dipertahankan pada pekan ke-31 kemarin secara luar biasa.

Bayern bangkit dari ketertinggalan 0-3 saat bertamu ke Mainz dengan membalikkan skor menjadi 4-3 pada babak kedua.

Sepekan berikutnya, lagi-lagi anak asuh Kompany berada dalam situasi tertinggal lebih dulu di markas tim peringkat terakhir klasemen, FC Heidenheim.

Gawang kawalan Jonas Urbig kebobolan dua gol dalam setengah jam pertama akibat aksi Budu Zivzivadze (22') dan kecohan Eren Dinkci (31') yang memperdaya kiper.

Misi comeback kembali dicanangkan Bayern Muenchen demi menjaga asa pemecahan rekor poin.

Tugasnya dimulai dengan gol cantik Leon Goretzka dari tendangan bebas pada akhir babak pertama (44').

Pascajeda, Kompany memasukkan amunisi utama macam Harry Kane, Luis Diaz, Michael Olise, dan Joshua Kimmich guna mengulangi kebangkitan hebat layaknya di Mainz.

Benar saja, skor berubah imbang 2-2 setelah Goretzka membukukan brace dengan mendorong masuk umpan sepak pojok Olise di muka gawang.

Akan tetapi, Heidenheim secara hebat melakukan perlawanan. Mereka mengasah naluri bertahan hidup dengan mencetak gol ketiga.

Lagi-lagi Zivzivadze menaklukkan Urbig setelah menyepak masuk bola ke tiang jauh.

Prosesnya memukau karena hanya melibatkan tiga sentuhan, yakni dari lemparan kiper Diant Ramaj kepada si pemberi asis, Arijon Ibrahimovic, sebelum dituntaskan Zivzivadze.

Tambahan waktu sembilan menit terlalu lama bagi Heidenheim. Insting juara Bayern Muenchen kembali memuncak di masa genting.

Die Roten berhasil menghindarkan diri dari kekalahan memalukan berkat gol bunuh diri Ramaj pada menit kesepuluh injury time alias menit ke-100!

Ramaj, kiper pinjaman dari Dortmund, tak beruntung karena bola tembakan jauh Olise memantul ke badannya sendiri dan bersarang gawang.

Jadilah pertandingan seru ini berakhir dengan skor sama kuat 3-3.

Bayern menambah satu poin, terhindar dari kekalahan keduanya di liga musim ini, dan memuncaki tabel dengan 83 angka.

Namun, catatan tersebut dipastikan gagal membuat mereka menyamai rekor tim era 2013.

Dengan hanya dua laga tersisa, maksimal Bayern bisa menutup musim ini dengan 89 poin 'saja'.

Hasil pertandingan

Bayern Muenchen 3-3 FC Heidenheim (Leon Goretzka 44', 57', Diant Ramaj 90+10'-bunuh diri; Budu Zivzivadze 22', 76', Eren Dinkci 31')

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.