TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Manajemen PSMS Medan sudah menyiapkan langkah konkret untuk persiapan menatap kompetisi kasta kedua Liga Indonesia musim depan.
Setelah menyelesaikan pertandingan terakhir di Pegadaian Championship musim 2025/2026, tim PSMS Medan harus puas finish diperingkat ketujuh klasemen Grup A dengan 36 poin hasil sembilan menang, sembilan imbang,dan sembilan kalah.
Hasil ini memastikan PSMS Medan kembali bertahan di kasta kedua Liga Indonesia musim depan.
Hal ini memperpanjang tren PSMS Medan gagal promosi ke kasta tertinggi, yakni Super League.
Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan mengatakan bahwa, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk mempersiapkan tim lebih maksimal di musim depan.
"Langkah ke depan sudah ada kita pikirkan. Sudah pasti akan ada evaluasi secara keseluruhan baik dari tim kepelatihan maupun pemain akan ada perubahan-perubahan nantinya," ujar Fendi kepada Tribun Medan.
Pada kompetisi Pegadaian Championship musim ini, tercatat tim berjuluk Ayam Kinantan itu diperkuat 30 pemain, baik yang berstatus dikontrak dan dipinjam dari beberapa klub Liga Indonesia.
Fendi mengatakan, dari keseluruhan pemain tersebut dipastikan masih ada yang bertahan untuk musim depan.
Namun, ia masih enggan menyebutkan siapa saja pemain yang akan bertahan bersama Ayam Kinantan di musim depan.
"Kalau pemain bertahan pasti ada, karena ada beberapa pemain juga yang sudah dikontrak lebih dari setahun. Siapa pemainnya tidak perlu kita sebutkan," ungkapnya.
"Sedangkan kalau yang pinjaman, pasti kita kembalikan dulu ke klub asalnya," sambungnya.
Lebih lanjut, kata Fendi, pihaknya juga segera akan melakukan tahapan evaluasi terhadap hasil kompetisi musim ini.
Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan, guna perubahan yang lebih baik menatap kompetisi berikutnya.
"Harus ada evaluasi total, karena target kita sudah berbeda, sudah benar-benar harus jor-joran ke Liga 1," tuturnya.
Ia berharap hasil akhir kompetisi musim ini, dapat menjadi pelajaran berharga sebagai bahan evaluasi untuk menatap musim berikutnya dengan lebih baik.
“Ya, kita harus merefleksikan diri. Melihat apa saja kekurangan, terutama dari sisi manajemen, harus kita perbaiki agar ke depan bisa lebih baik lagi. Begitu juga dengan tim dan pelatih, semuanya perlu berbenah untuk menghadapi musim selanjutnya,” pungkasnya.
(Cr29/tribun-medan.com)