Anak Menangis di Pelukan Polisi usai Ibu Dihabisi Perampok, Minta Pelaku Cepat Ditangkap
Arie Noer Rachmawati May 03, 2026 06:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Seorang wanita lanjut usia (lansia) bernama Dumaris (60) tewas diduga dibunuh perampok di rumahnya di Jalan Kurnia, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau.

Korban ditemukan tewas pada Rabu (29/4/2026) siang.

Peristiwa ini diduga perampokan sekaligus pembunuhan.

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan serangkaian penyelidikan.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, menyebut pihaknya mengirimkan tim trauma healing untuk melakukan pendampingan psikologi.

"Karena keluarga korban betul-betul saat terpukul dengan peristiwa ini dan kami menyaksikan langsung. Jenazah korban rencananya akan dimakamkan besok," ujar Pandra di rumah duka, Jumat, dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: SPBU Rugi Rp130 Juta usai Brankas Dibobol 4 Perampok Panjat Pagar, 5 Pegawai Disekap

Anak Menangis 

Salah satu anak korban tak henti-hentinya menangis saat polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Bahkan, pria berbaju putih itu tampak memeluk erat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua, seraya menangis.

"Tolong, ya pak," pinta anak tersebut dengan nada bergetar sembari memohon agar pelaku dapat segera ditangkap, dikutip dari Kompas.com.

Dalam kesempatan yang sama, petugas kepolisian yang hadir turut mengikuti kegiatan doa bersama.

Baca juga: Istri Bos Toko Sembako di Jombang Dikepung 4 Perampok, Tas Isi Uang Jualan Raib

Kasus Tahap Penyelidikan, Polisi Kejar Pelaku

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, kasus ini dalam proses penyelidikan.

Tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Riau, Polresta Pekanbaru dan Polsek Rumbai, kini sedang memburu pelaku.

"Saat ini tim sedang bekerja keras mengejar pelaku," kata Pandra saat diwawancarai Kompas.com di rumah duka, Jumat petang.

Baca juga: Mbah Jawari Lemas Emas Rp 20 Juta Lenyap setelah Listrik Mati, Perampok Paksa Lepas dari Tangannya

Menantu Diduga Terlibat

Aksi pembunuhan dan pencurian itu terekam kamera CCTV di luar dan dalam rumah korban. 

Ada sekitar lima orang yang diduga terlibat.

Sementara yang mengeksekusi korban adalah seorang pria.

Pelaku membabi buta memukul korban dengan kayu balok.

Pandra menyebut, salah satu wanita yang ada di dalam rekaman CCTV tersebut, diduga adalah menantu korban.

"Yang ada di video CCTV itu, salah satunya kerabat korban, yaitu mantunya berinisial AF," kata Pandra yang juga didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua.

Baca juga: Kisah Perwira Polri Menyamar Jadi Pak Haji hingga Ajak Istri untuk Ringkus Komplotan Perampok

Barang Berharga Korban Hilang

Dari kejadian tersebut, barang-barang berharga milik korban hilang. 

Pandra bilang, pelaku diduga mengambil perhiasan emas, uang 400 dollar Singapura, paspor, ponsel.

"Yang membuat suami korban lebih sedih lagi, cincin emas pernikahan mereka hilang diduga diambil pelaku," sebut Pandra.

Pandra menyebut, pelaku memukul kepala korban dengan kayu balok hingga meninggal dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.