POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Napan kembali mengamankan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Pupuk Bersubsidi tanpa pemilik serta dokumen di wilayah perbatasan RI-RDTL.
Barang ilegal itu ditemukan di sekitar wilayah Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT.
Dalam pengamanan tersebut, Satgas Pamtas hanya menemukan barang bukti tanpa pemilik sebagaimana yang terjadi sebelum-sebelumnya.
Baca juga: Siswa Vietnam Penuhi Undangan Presiden Timor Leste
Kepada POS-KUPANG.COM, Rabu, 29 April 2026, Danpos Napan Bawah, Letda Arh Sulthan menyebut pihaknya menggagalkan penyelundupan BBM dan Pupuk subsidi yang diduga hendak diselundupkan ke Timor Leste di Desa Napan, Senin, 27 April 2026 lalu.
Penemuan barang bukti tersebut berawal ketika personel Satgas Pamtas melaksanakan patroli pengawasan rutin di jalur lintas batas. Dalam patroli tersebut, mereka menemukan sebanyak 16 jerigen BBM dan 2 karung Pupuk Urea bersubsidi.
"Yang disimpan di tempat cukup tersembunyi dan diduga hendak diselundupkan ke negara Timor Leste," ungkapnya.
Patroli Rutin tersebut merupakan kegiatan penting yang dilakukan oleh Satgas Pamtas. Langkah ini merupakan komitmen mereka untuk melakukan tindakan preventif segala bentuk kegiatan ilegal di perbatasan.
Baginya, penggagalan penyelundupan BBM dan Pupuk Subsidi itu merupakan bagian dari tujuan dilakukannya patroli tersebut.
Letda Arh Sulthan menyebut, mereka akan selalu menjalankan tugas dengan baik dan melakukan pengawasan serta mengamankan tapal batas dari penyelundupan. (bbr)