Soroti Penanganan Sampah di Kota Bandung, Relawan Kang Pisman dan Buruan SAE Diluncurkan
Seli Andina Miranti May 03, 2026 09:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bandung, meluncurkan relawan program kurangi, pisahkan, dan manfaatkan (Kang Pisman) serta Buruan sehat, alami, ekonomis (SAE), Minggu (3/5/2026).

Relawan untuk dua program penanganan sampah Pemkot Bandung tersebut diluncurkan saat apel siaga dalam rangka Milad ke-24 DPD PKS Kota Bandung di Jalan Cibolerang, Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Ketua DPD PKS Kota Bandung, Agus Andi Setyawan, mengatakan, peluncuran relawan Kang Pisman dan relawan Buruan SAE tersebut merupakan bagian dari implementasi nilai gotong royong dalam kebaikan.

Baca juga: Dedi Mulyadi Tawarkan Gaji Rp4,2 Juta untuk Sopir Angkot Lembang yang Minat Jadi Sopir Mobil Sampah

Program Buruan SAE diarahkan untuk mendorong ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan rumah, sementara Kang Pisman menjadi gerakan membangun kesadaran lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

"Melalui program-program ini, kader harus menjadi pelopor solusi, bukan sekadar penonton. Kita ingin rumah kader menjadi pusat kebermanfaatan bagi lingkungan sekitarnya," ujarnya saat apel siaga, Minggu (3/5/2026).

Sementara dalam amanatnya, Agus menegaskan bahwa peringatan milad DPD PKS Kota Bandung ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan penegasan jati diri perjuangan partai.

"PKS bukan hanya kekuatan politik, tetapi kekuatan amanah. PKS tidak hanya hadir saat momentum pemilu, tetapi hadir di tengah umat, di tengah problem masyarakat, dan di tengah kebutuhan bangsa," kata Agus.

Dalam penjelasannya, Agus menekankan bahwa seluruh aktivitas kader harus berorientasi pada pengabdian kepada Allah SWT, bukan pada kepentingan popularitas atau keuntungan sesaat.

Bahkan, ia juga mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam setiap gerak langkah, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai rujukan utama dalam mengambil keputusan.

"Kader PKS harus kokoh akidahnya, luas pemikirannya, ikhlas pengorbanannya, istiqamah amalnya, dan besar manfaatnya bagi masyarakat," ucapnya.

Sementara di sisi lain, ia menyoroti pentingnya sinergi antara struktur partai dan pejabat publik agar program yang dijalankan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca juga: Limbah Rumah Tangga Dominasi Sampah di TPS Pasar Baleendah, Pengolahan Mandiri Tak Mampu Menampung

Agus juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak hanya terkait lingkungan, tetapi juga mencakup ketahanan energi, ekonomi, dan keluarga. Oleh karena itu, kader didorong untuk menghadirkan inovasi, memperkuat pemberdayaan UMKM, serta membangun keluarga sebagai basis utama perjuangan.

Kemudian Agus juga menginstruksikan agar seluruh kader menghadirkan program konkret di wilayah masing-masing dalam waktu dekat, dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor dan menjaga integritas dalam setiap amanah yang dijalankan.

Kegiatan apel siaga ini juga dirangkaikan dengan berbagai aktivitas seperti bazar UMKM, aksi bersih lingkungan, serta pembagian hasil tani kepada masyarakat, sebagai wujud nyata komitmen PKS dalam melayani dan memberdayakan masyarakat Kota Bandung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.