SURYAMALANG.COM | MALANG - Aremania mendatangi Kantor Arema FC dan meluapkan protes dengan aksi bakar-bakar di jalan raya serta menempelkan poster bernada protes di kaca depan Arema FC Official Store.
Kekecewaan Aremania memuncak usai kekalahan Arema FC dalam laga Derbi Jatim melawan Persik Kediri pada lanjutan Super League 2025-2026 pada Minggu (3/5/2026).
Menanggapi aksi tersebut, Manager Bisnis Arema FC, Munif Bagaskara Wakid, menyatakan pihak manajemen menerima dan memahami aspirasi yang disampaikan suporter.
"Intinya kami mendengar aspirasi dari teman-teman, menyampaikan keluh kesahnya, kecewanya Aremania di kantor kita. Sebagai perwakilan manajemen, saya hadapi," kata Munif.
Menurutnya, tuntutan utama yang disuarakan Aremania adalah evaluasi menyeluruh terhadap tim, termasuk performa pemain yang dinilai kurang menunjukkan semangat di lapangan.
"Ya evaluasi. Evaluasi perombakan tim, mainnya kurang semangat," ucapnya.
Munif juga menilai aksi yang dilakukan suporter merupakan bentuk kepedulian terhadap klub.
Ia menyebut Aremania memiliki hak untuk menyuarakan kekecewaan, mengingat dukungan yang telah mereka berikan selama ini.
"Enggak apa-apa, itu hak dari teman-teman Aremania. Mereka sudah meluangkan materi, moral, waktu, tenaga,"
"Jadi layak menyuarakan apa yang mereka rasakan. Kami dari manajemen juga menyadari hal itu dan meminta maaf," ungkapnya.
Terkait aksi pembakaran di depan kantor, Munif mengaku tidak melihat langsung kejadian tersebut.
Namun ia memperkirakan yang dibakar adalah ban sebagai bentuk pelampiasan emosi.
"Kayaknya yang dibakar ban, tapi enggak apa-apa, ya wajarlah meluapkan emosi. Tidak ada kerusakan apa pun," jelasnya.
Ia memastikan, aksi tersebut berlangsung kondusif tanpa menimbulkan kerusakan maupun kerugian bagi pihak klub termasuk kantor Arema FC.
Ke depan, manajemen Arema FC berjanji akan segera melakukan evaluasi lebih mendalam terhadap tim.
Proses evaluasi bahkan disebut sudah mulai dilakukan sejak usai pertandingan.
Munif juga mengimbau Aremania untuk tetap memberikan dukungan secara positif dan menjaga kondusivitas.
"Silakan berkeluh kesah, berhak marah. Tapi tetap mendukung klub ini dengan cara yang baik dan benar. Kami juga wajib untuk berbenah," tandasnya.
Baca juga: Aremania Protes Bakar-Bakar di Depan Kantor Arema FC Usai Singo Edan Kalah Telak Lawan Persik Kediri
Baca juga: Blunder Lini Belakang Jadi Biang Kerok Kekalahan Arema FC Atas Persik Kediri
Aksi protes Aremania terjadi tak lama setelah Singo Edan kalah telak melawan Persik Kediri.
Menurut kesaksian warga sekitar, sekitar pukul 19.30 WIB, sudah banyak Aremania yang berdatangan.
Kedatangan Aremania menggeruduk kantor Arema FC itu juga diiringi dengan aksi bakar-bakar di jalan raya.
Aremania juga kembali menempelkan poster bernada protes di kaca depan Arema FC Official Store.
Poster tersebut bergambar pemain Arema FC Anwar Rifai dan pelatih Arema FC Marcos Santos.
"Kami kecewa berat. Arema mainnya jelek," kata salah seorang Aremania yang namanya enggan untuk disebutkan itu.
Kejadian tersebut sempat membuat macet Jalan Mayjen Panjaitan Kota Malang.
Hingga arus lalu lintas yang mengarah ke jalan tersebut dialihkan.
Aksi Aremania yang melakukan protes dengan mendatangi kantor Arema FC itu tak hanya terjadi pada hari ini saja.