Pecahkan Rekor, 12.000 Porsi Lontong Sukadana Disajikan di Kalbar Food Festival ke-7
Try Juliansyah May 04, 2026 01:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Kalimantan Barat mencatatkan prestasi membanggakan melalui penyajian 12.000 porsi lontong khas Sukadana dalam pembukaan Kalbar Food Festival ke-7 yang dirangkaikan dengan Saprahan Khatulistiwa ke-6, Minggu 3 Mei 2026.

Aksi kuliner massal tersebut berhasil memecahkan rekor dan menjadi simbol kekuatan gotong royong masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Ayani Megamall Pontianak ini dibuka langsung oleh Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Erlina Ria Norsan. 

Dalam sambutannya, Gubernur Norsan menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan kuliner daerah ke tingkat yang lebih luas.

“Ini bukan hanya tentang rekor, tetapi bagaimana kita menunjukkan kepada dunia bahwa Kalimantan Barat memiliki kekayaan kuliner dan budaya yang luar biasa. Lontong Sukadana menjadi simbol kebersamaan dan identitas masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Juara Master Chef Indonesia Ajak Warga Ramaikan Kalbar Food Festival

Festival tahunan ini akan berlangsung hingga 10 Mei 2026, menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan seperti pemilihan duta kuliner, pertunjukan musik, fashion show, peluncuran tenun, lomba tari, hingga duel masak. Ratusan pelaku UMKM kuliner juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Norsan menekankan bahwa Kalbar Food Festival merupakan wadah strategis untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Melalui festival ini, kita tidak hanya menampilkan makanan, tetapi juga memperkenalkan jati diri masyarakat Kalimantan Barat. Kuliner adalah bagian dari budaya yang harus dijaga dan dikembangkan,” katanya.

Ia juga mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta menjaga higienitas dan kemasan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Selain menjadi ajang promosi, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat silaturahmi lintas etnis melalui tradisi saprahan yang sarat nilai kebersamaan.

Ketua TP PKK Kalbar, Erlina, menyampaikan harapannya agar sinergi antara PKK dan penyelenggara dapat semakin diperkuat, terutama dalam pengembangan pangan lokal dan pemberdayaan keluarga.

“Kegiatan ini sangat strategis untuk mendorong kreativitas masyarakat, khususnya dalam mengolah pangan lokal menjadi produk bernilai tambah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kehadiran Stephanie Meyerson yang memberikan demo masak sebagai inspirasi bagi pelaku usaha kuliner.

Sementara itu, Founder Kalbar Food Festival, Edy Hartono, mengatakan bahwa penyelenggaraan tahun ke-7 ini merupakan hasil konsistensi dan kolaborasi berbagai pihak dalam mengangkat potensi kuliner daerah.

“Tahun ini kami tidak hanya berbicara soal jumlah, tetapi tentang semangat kolektif masyarakat dalam melestarikan kuliner khas daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kalbar Food Festival terus berkembang baik dari sisi skala maupun dampak ekonomi, dan diharapkan dapat menjadi agenda unggulan berskala nasional hingga internasional. (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.