BOLASPORT.COM - Kapten timnas Indonesia, Jay Idzes, mengalami cedera saat memperkuat Sassuolo di laga kontra AC Milan.
Penampilan pria 25 tahun ini harus berakhir lebih dini dalam laga pekan ke-35 Liga italia di Stadion Mapei, Minggu (3/5/2026).
Jay Idzes mengalami cedera ketika pertandingan Sassuolo vs AC Milan mendekati akhir babak pertama, tepatnya menit ke-40.
Ia tampak meringis saat berjalan keluar lapangan permainan untuk digantikan Woyo Coulibaly.
Beberapa saat sebelumnya, Idzes memang tampak memegangi kaki tanda kesakitan.
Defender keturunan Semarang-Jakarta ini juga sempat berbicara dengan pelatih Fabio Grosso di pinggir lapangan sebelum ditarik keluar.
Selepas pertandingan, Grosso menyuarakan reaksi soal cedera bek jagoan tandem Tarik Muharemovic tersebut.
"Dia terjatuh dengan buruk saat melompat, ada masalah pada tumitnya."
"Kemudian dia meminta untuk diganti. Saya harap tidak ada masalah yang serius," katanya, dikutip BolaSport.com dari Sassuolonews.
Menurut sumber yang sama, klub akan mengevaluasi kondisi Bang Jay, panggilan sang pemain, secara hati-hati selepas pertandingan.
Butuh waktu beberapa hari guna menentukan tingkat keparahan cedera bek jebolan PSV Eindhoven tersebut.
Grosso dan staf kudu benar-benar cermat mengelola kondisi Idzes karena dirinya merupakan aset berharga di pertahanan Sassuolo.
Kolektor 18 caps timnas Indonesia itu pantas kalau dijuluki Iron Man karena kekuatan fisiknya yang tangguh bak manusia besi.
Idzes termasuk sangat jarang cedera. Momen versus AC Milan adalah kali pertama dirinya digantikan pada babak pertama laga Serie A bareng Sassuolo.
Dari total 34 penampilan untuk I Neroverdi musim ini, hanya dua kali Idzes tidak tampil penuh.
Sebelum pekan ke-35, perannya digantikan rekan setim saat bertemu Juventus di giornata 19, itu pun baru terjadi pada menit ke-90.
Sesuai data Transfermarkt, Idzes terakhir kali absen karena problem kebugaran pada musim 2023-2024 atau ketika masih memperkuat Venezia.
Ia melewatkan 12 pertandingan antara Oktober 2023 hingga Januari 2024 karena penyakit trombosis atau penyumbatan vena serta emboli paru, bukan jenis cedera yang biasa terjadi karena benturan atau aksi di lapangan.
Praktis sepanjang musim 2024-2025 dan sebagian besar musim ini, Idzes terbebas dari kendala absensi karena cedera.
Perkembangan terkait kondisi kebugarannya beberapa hari ke depan juga sangat diharapkan membawa kabar positif bagi timnas Indonesia.
Sassuolo Berkibar
Mungkin hal melegakan bagi Sassuolo, potensi ketidakhadiran bek andalannya itu terjadi menjelang tutup musim, di mana klub sudah memenuhi target utama.
Bukan cuma sintas dari degradasi, klub juara Serie B 2024-2025 ini malahan semakin berkibar di zona 10 besar klasemen Liga Italia.
Kendati tanpa Jay Idzes di sisa pertandingan, anak asuh Fabio Grosso menuntaskan laga kandang melawan AC Milan dengan kemenangan 2-0.
Gol-gol Domenico Berardi dan Armand Lauriente memastikan klub asal Reggio Emilia melesat ke peringkat sembilan.
Buat ukuran tim yang baru kembali naik kelas ke kasta tertinggi, pencapaian ini terbilang mengagumkan.
"Sebagai tim yang baru promosi, kami menjalani musim yang hebat dan kami terus melaju dengan penuh semangat," ucap Grosso.
"Kami kembali ke Serie A musim ini, menghadapi tim-tim kuat, dan membuat kemajuan."
"Perjalanan ini positif, para pemain senior telah memberikan contoh bagi para pemain muda."
"Ketika semuanya berjalan baik, semuanya indah. Namun, untuk membuatnya hebat Anda perlu bekerja keras dan kami melakukannya sangat baik," kata pahlawan Italia saat juara Piala Dunia 2006.