Misteri Kematian Remaja di Brebes, Saudara Kembar Sempat Telepon saat Lihat Fotonya di Facebook
muslimah May 04, 2026 08:56 AM

 

 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES – Penyebab kematian remaja 17 tahun di Brebes yang jasadnya ditemukan di selokan belum terungkap.

Di tubuh remaja tersebut ditemukan sejumlah luka-luka.

Ia petama kali ditemukan di area selokan Desa Wanacala, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Sabtu (02/05/2026).

Otopsi telah dilakukan oleh Tim Dokkes Polda Jawa Tengah ,

Baca juga: Kades Mujiono Ditemukan Tak Beryawa di Kursi Kantornya, Jasad Terduduk Dililit Selang Air

Pantauan Tribunjateng.com, keluarga terlihat histeris saat petugas meminta keluarga untuk melihat jenazah.

Bahkan, Ibu dan kakak korban harus di papah saat berjalan keluar dari kamar Jenazah RSUD Brebes.

Penyebab Kematian

Usai menjalani autopsi selama lebih dari dua jam, jenazah kemudian dibawa pulang oleh keluarga sekitar pukul 00.55 WIB Minggu, (03/05/2026) dinihari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyebab kematian korban yakni disebabkan karena adanya luka akibat benda tanjam yang mengenai pembuluh darah besar pada kaki kanan korban hingga korban tewas.

Selain pada kaki kanan, ada juga luka pada bagian tangan korban.

Saudara Kembar Syok

Sementara Korban diketahui berinisial AF (17), remaja asal Desa Dukuhwringin, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Al Fadla, saudara kembar korban, mengaku syok saat menyadari sosok dalam foto tersebut adalah adiknya.

“Saya tahu itu kembaran saya setelah melihat wajahnya di Facebook,” ujarnya, Minggu dini hari (03/05/2026).

Korban, lanjut Al, terakhir kali terlihat pada Jumat malam setelah dijemput seorang teman menggunakan sepeda motor.

Sejak saat itu, korban tidak lagi bisa dihubungi.

“Setelah saya yakin itu kembaran saya, saya coba telepon tapi sudah tidak aktif,” katanya.

Keluarga kemudian mendatangi kamar jenazah RSUD Brebes untuk memastikan identitas korban.

Mereka berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku di balik kematian tragis tersebut.

"Harapannya biar pelaku cepat ketemu, dan adik saya juga tenang dialam sana," harapnya.

Meski begitu, hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait hasil autopsi korban.

Polisi juga masih memburu pihak-pihak yang diduga terlibat. Dugaan sementara mengarah pada aksi tawuran berdarah yang berujung maut.

Temuan Mayat

Saat ditemukan warga pertamakali, korban dalam keadaan tertelungkup.

Korban diketahui menggunakan jaket berwarna hitam, kaos hitam dan celana jeans berwarna hitam. Penemuan mayat tersenut kemudian dilaporkan ke Polsek Songgom.

Polsek Songgom bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Brebes kemudian mendatangi lokasi penemuan korban guna melakula olah TKP.

Warga yang penasaran bahkan sempat berkerumun saat Polisi melakukan olah TKP, hingga Polisi memasang Police Line di sekitar Lokasi.

Usai melakukan olah TKP, korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Brebes. Rencananya, Polisi bakal melakukan autopsi guna mengetahui identitas dan penyebab kematian korban.

Kepala Desa Wanacala Teguh Setiawan kepada Tribunjateng.com membenarkan adanya penemua sesosok mayat pria tersebut.

"Iya, belum tau pasti penyebabnya. Infomasinya pelaku tawuran."

"Ya disini memang sering terjadi tawuran-tawuran anak muda," ujarnya.

Sementara Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Songgom Ipda Mashudi menyebut, korban saat ini sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Brebes

"Betul, kami masih mendalami kasus penemuan mayat ini," tandasnya. (Pet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.