Bupati Belitung Timur: Wajib Belajar 9 Tahun Harus Benar-benar Tuntas
suhendri May 04, 2026 12:41 PM

MANGGAR, BABEL NEWS - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten atau yang akrab disapa Afa, mengatakan, sektor pendidikan di Belitung Timur akan diperkuat melalui penandatanganan pakta integritas oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, terutama dinas pendidikan.

Afa ingin ada komitmen yang jelas dan terukur dari para pemangku kepentingan.

Salah satu poin utama dalam pakta integritas tersebut adalah penuntasan wajib belajar 9 tahun.

Afa menegaskan, wajib belajar 9 tahun harus benar-benar tuntas di Belitung Timur tanpa terkecuali, demi menjamin masa depan generasi muda.

"Kita akan minta komitmen yang jelas. Salah satunya wajib belajar 9 tahun harus benar-benar dituntaskan di Kabupaten Belitung Timur," kata Afa usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman kantor Bupati Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (2/5/2026).

Pada kesempatan tersebut, Afa juga menyinggung kualitas lulusan SMP di Belitung Timur.

Dia menyoroti capaian tahun ini di mana terdapat 13 siswa asal Belitung Timur yang berhasil menembus SMA Unggul Garuda.

Menurut Afa, angka tersebut masih kecil dibandingkan potensi yang dimiliki daerah.

Oleh karena itu, ia menargetkan lompatan besar bagi para pelajar agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

"Kita targetkan minimal 20 persen lulusan SMP di Beltim bisa masuk ke SMA Unggul Garuda. Itu sudah kita sampaikan dan harus dipersiapkan dengan baik melalui pembinaan yang berkelanjutan," tuturnya.

Dia menambahkan, peluang yang diberikan pemerintah pusat sudah terbuka lebar.

Kini, giliran daerah yang harus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendampingan bagi siswa berprestasi.

Mengenai infrastruktur, Afa menyebut saat ini revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan sebagian besar sudah ditangani oleh pemerintah pusat.

Hal ini dianggap sebagai keuntungan karena daerah bisa mengalihkan fokus anggaran dan tenaga untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Afa meyakini bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditawar.

Jika kualitas manusianya sudah baik, secara otomatis kemajuan daerah akan mengikuti.

"Pendidikan adalah kunci masa depan. Kalau kita serius di sini, maka masa depan daerah ini juga akan kuat," ujar Afa. (z1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.