Pengakuan Mantan ART Spill Gaji di Rumah Erin, Jauh dari UMR, Kontras dengan Perlakuan yang Didapat
Putri Asti May 04, 2026 04:44 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Sejumlah mantan asisten rumah tangga (ART) mulai menyampaikan pengalaman mereka selama bekerja dengan Rien Wartia Trigina atau Erin.

Semua bermula saat seorang mantan ART bernama Hera, melapor ke pihak kepolisian. 

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penganiayaan yang ia klaim terjadi selama masa kerjanya.

Hera juga mengaku mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan selama bekerja. 

Hal itu, menurutnya, membuat dirinya merasa tertekan dalam keseharian.

Sejumlah mantan asisten rumah tangga (ART) mulai menyampaikan pengalaman mereka selama bekerja dengan Rien Wartia Trigina atau Erin.
Sejumlah mantan asisten rumah tangga (ART) mulai menyampaikan pengalaman mereka selama bekerja dengan Rien Wartia Trigina atau Erin. (Instagram)

Ia bahkan mengalami dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Erin.

Menurut penuturannya, kejadian tersebut dipicu oleh hal yang dianggap sepele. 

Seperti  lupa menutup pintu kamar mandi kamar anak majikannya serta tidak membuka jendela kamar.

Baca juga: Muncul Lagi Pengakuan Mantan ART, Singgung Perlakuan Saat Kerja dengan Erin, Kepala Pernah Ditendang

Kini, muncul mantan ART lain bernama Nia yang turut buka suara. Ia juga membagikan pengalamannya selama pernah bekerja di rumah tangga yang sama.

Nia menyampaikan cerita yang disebut-sebut memiliki pola serupa terkait suasana kerja dan perlakuan yang ia alami. 

"Saya dipanggil sama ibu Erin di lantai satu, karena saya udah hubungi ibu yayasan, ibu yayasan hubungi ibu Erin, meledak lah ibu Erin dia makin marah kata dia 'kamu sini jongkok jangan berdiri'. Di situ dia tendang kepala saya sampai saya kejengkang," kata Hera.

Cerita mantan ART lain

Setelah Hera berani bicara ke publik, kini muncul sosok ART bernama Nia yang juga mengungkap perangai buruk Erin.

Diakui Nia, sejak awal bekerja dengan Erin, ia sudah merasakan hal tak enak di rumah Andre Taulany itu.

Nia sempat terkejut setelah mendengar Erin berkata-kata kasar.

"Awal masuk lumayan, tapi hanya kata-katanya, tegas tapi agak lumayan kasar. Saya kagetnya pas saya jatohin jam dinding enggak sengaja, itu lumayan bikin syok, luar biasa bikin kaget," ujar Nia dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan cumi cumi indigo, Senin (4/5/2026).

Diakui Nia, Erin adalah sosok yang perfeksionis.

Semua barang-barang di rumahnya harus ditata oleh sang ART sesuai keinginan Erin.

"Alhamdulillah enggak sampai harus bayar (ganti rugi). Tapi enggak sampai kekerasan. Barang-barang harus perfect, enggak boleh diubah, harus detail, bersih. Nanti kalau kurang perfect baru," pungkas Nia.

Enam bulan bekerja dengan Erin, Nia tak tahan lagi.

Nia akhirnya berhasil pergi dari rumah Erin dan mencari pekerjaan baru.

Terungkap gaji yang didapat ART saat bekerja di rumah Erin. Ternyata tak sampai UMR Jakarta.
Terungkap gaji yang didapat ART saat bekerja di rumah Erin. Ternyata tak sampai UMR Jakarta. (Grid.ID/Hana Futari)

Namun hal itu justru membuat KTP Nia diambil Erin.

Bukan hanya itu, Nia bercerita bahwa gajinya yang masih kurang hingga kini belum ditransfer oleh Erin.

"Kalau saya KTP saya ditahan, sama kekurangan gaji saya masih kurang. Hanya kurang Rp500 ribu. Belum dikasih, (Erin) janji kalau saya datang lagi (bakal dikasih), tapi saya bilang saya enggak bisa datang lagi tolong ditransfer KTP sama kekurangan gaji," imbuh Nia.

Kesal, Nia nyatanya tetap ogah datang ke rumah Erin.

Sebab Erin cemas jika ia kembali bekerja di rumah Erin, maka dirinya bakal sulit pulang lagi seperti dulu.

"Takut disuruh kerja lagi di situ, soalnya susah. Kalau udah masuk situ susah keluar. Kalau ibu Erin nyuruh kita pulang ya pulang, tapi kalau kita izin pulang tapi bu Erin enggak ngizinin ya kita enggak bisa pulang," akui Nia.

Gajinya masih belum dibayarkan sepenuhnya, Nia mengungkap nominal bayaran dari Erin mantan Andre Taulany.

Ternyata gaji sebagai ART di keluarga Erin itu kurang dari UMR Jakarta.

"Di situ gjih 2,5 Krena pak Andre sanggup segitu, karena saya pegang anak-anak dan yg lainnya jadi gajih 3 juta, sisanya Erin yg byar karena jam kerja sya jga beda SMA mba2 yg di sana jdi agak dibedain," ujar Nia.

Digaji di bawah UMR, Nia mengurai curhatan soal pekerjaannya.

Nia menggaku meskipun ia perempuan, tapi ia juga disuruh-suruh oleh Erin untuk mengangkat sofa dan guci ketika bekerja.

"Ya gajih disitu 3jta itu Massa Allah kerjanya hrus perfek dan harus angkat2 meja sofa blum patung2 yg kecil2 dan naro harus sesuai engga boleh kegeser wlau 1 cm," ungkap Nia.

Baca juga: Nasib ART yang Kini Balik Dilaporkan Erin, Terancam Jadi Tersangka, Tergantung Bukti & Hasil Visum

Mengetahui cerita dari Nia soal gaji ART Erin, netizen syok.

"Ku kira sm artis tu gajinya gede..nyatanya,"

"Kirain kerja di artis gajinya bisa ampe 4jtaan,"

"Aku pikir kerja sama artis enak,"

Resmi dilaporkan ke polisi, Erin membantah dirinya menganiaya ART.

Erin pun yakin memegang bukti valid bahwa ia tidak pernah menyiksa ART.

"Semua sudah ada bukti-buktinya, CCTV yang di rumah, saksi ART yang di rumah, security terutama, jadi biar proses semua," tegas Erin.

Bukan hanya menanggapi, Erin pun telah melaporkan balik ART-nya dengan pasal Pencemaran Nama Baik.

Ada dua orang yang dilaporkan oleh Erin, yakni Nia Damanik serta Hera.

"Enggak ada (penganiayaan), enggak ada, aman. Tadi sudah ngobrol di rumah, ada pihak dari Polsek Pesanggrahan, Pak RW juga mengecek kebenarannya, dan itu aman," ujar Erin.

Lebih lanjut, Erin pun menceritakan sosok ART yang melaporkannya itu.

"(Hera) Baru banget (bekerja dengan Erin), belum ada satu bulan," imbuh Erin.

Cerita soal masa kerja sang ART itu dibenarkan oleh Hera.

Diungkap Hera, ia memang baru 28 hari bekerja dengan Erin namun sudah tidak betah karena mendapatkan penyiksaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.