TRIBUNNEWS.COM - Harta kekayaan Hari Karyuliarto saat ini sedang menjadi pembicaraan usai dirinya divonis 4,5 tahun bui atas kasus yang menimpanya.
Mantan Direktur Gas Pertamina Hari Karyuliarto dinyatakan bersalah atas tindak pidana korupsi terkait pengadaan liquefied natural gas (LNG) atau gas alam cair.
Dalam kasus yang merugikan negara mencapai 113 juta dollar atau setara dengan Rp1,8 triliun tersebut, Hari juga dijatuhi putusan pidana badan.
Pidana badan ini ditimpakan kepada Hari dan mantan Senior Vice President (SVP) Gas & Power PT Pertamina Yenni Andayani yang juga dituntut pidana denda masing-masing sebesar Rp 200 juta dengan ketentuan jika denda tidak dibayar maka diganti pidana penjara selama 80 hari.
Atas kasus yang merugikan negara sampai triliunan ini, lantas berapa harta yang dimilliki Hari Karyuliarto?
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 24 Desember 2014, harta kekayaan Hari Karyuliarto ada di angka Rp 19,3 miliar, tepatnya Rp 19.314.844.960.
Aset terbanyak yang dimilikinya ada pada aset tanah dan bangunan yang mencapai Rp 13.375.266.000.
Dalam LHKPN tersebut, Hari Karyuliarto memiliki sebanyak Rp 558.640.531.
Baca juga: Profil Hari Karyuliarto, Eks Direktur Gas Pertamina Korupsi Rp1,8 Triliun Cuma Divonis 4,5 Tahun Bui
Berikut rincian harta kekayaan Hari Karyuliarto dikutip dari e-LHKPN miliknya:
A. HARTA TIDAK BERGERAK (TANAH DAN BANGUNAN) Rp 13.375.266.000
1. Tanah & Bangunan seluas 158 m2 & 70 m2, di Kota DEPOK, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan dari tahun 1995 sampai dengan 2000 Rp 400.000.000
2. Tanah & Bangunan seluas 300 m2 & 400 m2, di Kota DEPOK, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan dari tahun 2007 sampai dengan 2017 Rp 1.038.600.000
3. Tanah seluas 478 m2 , di Kabupaten BOGOR, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2014 (Penambahan Data Baru) Rp 1.182.716.000
4. Tanah seluas 18 m2 , di Kota TANGERANG SELATAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2013 (Penambahan Data Baru) Rp 150.000.000
5. Tanah seluas 442 m2 , di Kota JAKARTA SELATAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2014 (Penambahan Data Baru) Rp 5.000.000.000
6. Tanah seluas 72 m2 , di Kota TANGERANG SELATAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2013 (Penambahan Data Baru) Rp 500.000.000
7. Tanah seluas 330 m2 , di Kabupaten JEPARA, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2013 (Penambahan Data Baru) Rp 42.240.000
8. Tanah seluas 808 m2 , di Kota YOGYAKARTA, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun --- (Penambahan Data Baru) Rp 5.000.000.000
9. Tanah seluas 1.876 m2 , di Kabupaten JEPARA, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2013 (Penambahan Data Baru) Rp 18.760.000
10. Tanah seluas 4.295 m2 , di Kabupaten JEPARA, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2013 (Penambahan Data Baru) Rp 42.950.000
B. HARTA BERGERAK
a. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN LAINNYA Rp 1.321.085.000
1. Mobil, merk TOYOTA KIJANG INNOVA, tahun pembuatan 2005, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2005 Rp 163.550.000
2. Mobil, merk HONDA JAZZ, tahun pembuatan 2007, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2007 Rp 130.000.000
3. Motor, merk HONDA SUPRA, tahun pembuatan 2008, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2008 Rp 6.000.000
4. Mobil, merk MAZDA, tahun pembuatan 2012, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2012 (Penambahan Data Baru) Rp 275.000.000
5. Mobil, merk TOYOTA FORTUNER, tahun pembuatan 2013, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2013 (Penambahan Data Baru) Rp 316.535.000
6. Mobil, merk TOYOTA AVANZA, tahun pembuatan 2012, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2012 (Penambahan Data Baru) Rp 180.000.000
7. Mobil, merk HONDA FREED, tahun pembuatan 2014, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2014 (Penambahan Data Baru) Rp 250.000.000
b. PETERNAKAN, PERIKANAN, PERKEBUNAN, PERTANIAN, KEHUTANAN, PERTAMBANGAN DAN USAHA LAINNYA ----- -----
c. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 1.709.700.000
1. LOGAM MULIA, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun --- (Penambahan Data Baru, Perubahan Atas Data yang dilaporkan sebelumnya) Rp 691.000.000
2. BATU MULIA, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun --- Rp 100.000.000
3. BARANG-BARANG SENI DAN ANTIK, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2011 (Penambahan Data Baru) Rp 350.000.000
4. BENDA BERGERAK LAINNYA, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2009 (Penambahan Data Baru, Perubahan Atas Data yang dilaporkan sebelumnya) Rp 517.300.000
5. BENDA BERGERAK LAINNYA, yang berasal dari HIBAH, perolehan tahun --- (Penambahan Data Baru) ----- Rp 9.000.000
6. BENDA BERGERAK LAINNYA, yang berasal dari WARISAN DAN HIBAH, perolehan tahun --- (Penambahan Data Baru) ----- Rp 42.400.000
C. SURAT BERHARGA Rp 0 Rp 0
D. GIRO DAN SETARA KAS LAINNYA Rp 2.606.934.491
1. Yang berasal dari HASIL SENDIRI (Penambahan Data Harta Kekayaan, Perubahan atas data yang dilaporkan sebelumnya) Rp 2.606.934.491
E. PIUTANG Rp 860.500.000
1. Piutang dalam bentuk PINJAMAN UANG (Penambahan Piutang baru, Perubahan atas data yang dilaporkan sebelumnya) Rp 860.500.000
TOTAL HARTA (II) Rp 19.873.485.491
III. HUTANG Rp 558.640.531
1. Hutang dalam bentuk PINJAMAN UANG Rp 558.640.531
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp 19.314.844.960.
(Tribunnews.com/Ika Wahyuningsih/Rahmat Fajar Nugraha/Falza Fuadina/Abdi Ryanda Shakti)