Harga Kemahalan, 2 Negara di Asia Tenggara Masih Belum Dapat Hak Siar Piala Dunia 2026
Arie Noer Rachmawati May 04, 2026 11:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Enam negara di kawasan Asia Tenggara dipastikan telah mengamankan hak siar untuk ajang Piala Dunia 2026. 

Keputusan ini mencakup beberapa negara, termasuk Indonesia dan Vietnam, yang sudah lebih dulu mendapatkan kepastian dari pihak penyelenggara.

Berdasarkan pengumuman resmi FIFA, total ada enam negara di Asia Tenggara yang sudah mendapatkan hak siar turnamen tersebut.

Negara-negara itu adalah Kamboja, Indonesia, Filipina, Singapura, Timor Leste, dan Vietnam.

Di sisi lain, lima negara lainnya di kawasan yang sama masih belum mencapai kesepakatan.

Negara tersebut meliputi Brunei Darussalam, Laos, Myanmar, Malaysia, dan Thailand yang masih berada dalam tahap pembahasan atau negosiasi lanjutan.

Perbedaan status ini terjadi karena nilai hak siar yang ditetapkan FIFA tidak seragam di setiap negara.

Harga ditentukan berdasarkan potensi pasar, popularitas sepak bola, serta nilai komersial di masing-masing wilayah.

Baca juga: Profil Timnas Haiti, Manggung di Piala Dunia 2026 usai Absen Selama 52 Tahun

Baca juga: Daftar Aturan Baru di Piala Dunia 2026, soal Kartu Kuning hingga Kartu Merah

Alasan Thailand dan Malaysia Belum Dapat Hak Siar

Negara seperti Thailand dan Malaysia disebut menghadapi harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan negara lain di kawasan.

Hal ini membuat proses negosiasi berjalan lebih lama.

Sebagai gambaran, di Malaysia, FIFA melalui mitranya pernah menawarkan hak siar Piala Dunia 2026 dengan nilai sekitar 50 juta dolar AS atau lebih dari Rp870 miliar.

Angka tersebut menunjukkan besarnya perbedaan nilai komersial antar negara dalam distribusi hak siar ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Harga Hak Siar Piala Dunia

Saat ini, FIFA dan para mitranya telah menurunkan harga menjadi 35 juta dolar AS (sekitar Rp 609 miliar).

Akan tetapi, Malaysia belum menyelesaikan pembelian tersebut, negosiasi masih berlangsung.

Dalam wawancara dengan media Malaysia baru-baru ini, Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Taufiq Johari mengatakan: "Kementerian telah mencatat seruan publik agar Piala Dunia disiarkan di Malaysia."

"Sebagai kepala kementerian, kami tentu akan mendengarkan apa yang ingin disampaikan oleh para penggemar olahraga."

"Tentu saja, hak siar Piala Dunia akan melibatkan stasiun televisi dan kementerian serta departemen terkait lainnya."

"Selain itu, kita tidak bisa mengabaikan masalah biaya."

"Lalu, kita perlu menilai semua aspek dan dampak potensial jika Malaysia memenangkan hak siar, termasuk penghematan biaya dan pertimbangan keuangan."

Baca juga: Daftar Julukan 48 Tim Peserta Piala Dunia 2026, Ada Si Putih-Biru Langit hingga Tim Samba

Jadwal Piala Dunia

Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.

Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menjadi tiga negara tuan rumah untuk pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Ini juga menjadi Piala Dunia pertama yang memiliki jumlah peserta 48, meningkat 16 tim dibandingkan dengan tujuh edisi turnamen sebelumnya.

Total jumlah pertandingan yang akan dimainkan juga meningkat dari 64 menjadi 104.

Beberapa aturan baru juga akan diterapkan selama Piala Dunia 2026, menarik dinantikan kira-kira siapa yang akan menjadi juara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.