Jakarta (ANTARA) - Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) menunjuk Manila, Filipina, sebagai tuan rumah FIBA 3x3 Women's Series 2026 berikutnya, dengan menghadirkan tim elite, di antaranya dari Amerika Serikat, Mongolia, dan Jepang, guna bersaing ketat memperebutkan gelar juara.

Laman FIBA 3x3, Senin, menyatakan ajang bergengsi bola basket 3x3 putri di dunia itu digelar pada 7-8 Mei dan diikuti 16 tim dari berbagai negara.

Unggulan utama adalah Ulaanbaatar Amazons dari Mongolia yang datang dengan ambisi bangkit dan meraih gelar setelah tersingkir pada perempat final seri Chengdu 2026 pada pekan lalu.

Sejumlah tim kuat lain turut meramaikan persaingan, antara lain Polandia, Jerman, Lithuania, serta Amerika Serikat yang berstatus juara Chengdu.

Itu masih ditambah kekuatan Asia seperti Jepang, China, dan tuan rumah Filipina.

Indonesia juga mengirim satu tim yang diperkuat oleh Angelica Jennifer Candra, Diva Intan Nurfadillah, Evelyn Fiyo, dan Thasya Heri Saputera.

Turnamen ini diawali dengan babak kualifikasi yang mempertemukan enam tim dalam dua grup.

Pada kualifikasi Grup A, Amerika Serikat akan menghadapi Manila dan Warsaw. Sedangkan Grup B dihuni Mongolia, Singapura, dan Indonesia. Hanya satu tim yang lolos ke babak utama.

Pada babak utama, persaingan terbagi dalam empat grup. Grup A diisi Ulaanbaatar Amazons, Beijing, dan Mitsubishi Electric, sedangkan Grup B mempertemukan Polandia, China, dan Neftchi SOCAR.

Grup C diisi Jerman, Filipina, serta pemenang kualifikasi Grup A, sedangkan Grup D mempertemukan Lithuania, Jepang, dan pemenang dari kualifikasi Grup B.

Komposisi tim yang merata dan penuh kualitas menjadi jaminan seri Manila menjadi salah satu turnamen paling sengit pada awal musim 2026.

Dalam seri ini setiap peserta bisa mewakili timnas, kota asal, dan swasta.