Kronologi 8 Pelajar SMAN 1 Lebong Hanyut di Sungai Bioa Maceak: 3 Meninggal Dunia, 5 Selamat
Ricky Jenihansen May 05, 2026 01:54 AM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG – Peristiwa hanyutnya delapan pelajar di Sungai Bioa Maceak, Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, pada Senin (4/5/2026) sore menjelang maghrib masih menyisakan duka dan trauma.

Niat hati ingin bersenang-senang atau bermain bersama teman, ternyata malah menjadi kejadian tragis.

Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani melalui Kapolsek Lebong Utara, Iptu Muhamad Mico, menjelaskan bahwa dari 8 orang yang hanyut itu, 5 di antaranya berhasil selamat.

Sedangkan tiga lainnya saat ditemukan sudah dalam kondisi telah meninggal dunia.

“Iya, dari delapan remaja itu, lima selamat dan tiga lainnya meninggal dunia karena terbawa arus sungai,” jelas Kapolsek kepada wartawan TribunBengkulu.com.

Kronologi dan Proses Penanganan

Data terhimpun wartawan TribunBengkulu.com, kedelapan pelajar yang merupakan siswa kelas XI SMAN 1 Lebong itu diketahui datang ke lokasi pada sore hari untuk bermain dan mandi di aliran sungai.

Namun, saat mereka berada di aliran sungai, hujan deras turun.

Kondisi ini memicu terjadinya air bah secara tiba-tiba, sehingga arus sungai mendadak meluap dan menjadi sangat deras.

Dalam situasi tersebut, lima pelajar sempat terseret arus sungai.

Beberapa pelajar bahkan sempat berupaya memberikan pertolongan kepada rekan-rekannya di tengah derasnya aliran air.

Upaya tersebut berhasil menyelamatkan beberapa orang temannya.

Namun, tiga pelajar lainnya tidak dapat diselamatkan dan hanyut terbawa arus.

"Jadi saat para pelajar itu mandi, tiba-tiba ada air bah dari atas yang membuat mereka terseret arus," ungkap Kapolsek.

Setelah menerima laporan, sejumlah pihak terkait, dibantu masyarakat, langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan penyelamatan.

Proses pencarian dipimpin langsung oleh Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani dengan menyisir aliran sungai yang saat itu masih dalam kondisi arus deras akibat air bah.

"Kita melakukan pencarian bersama tim gabungan, korban yang ditemukan langsung dievakuasi, sedangkan untuk korban selamat juga sebelumnya dibawa ke RSUD Lebong untuk mendapatkan penanganan medis," kata Kapolsek.

Identitas Korban

Dari delapan pelajar tersebut, lima dinyatakan selamat dan saat ini mendapatkan perawatan medis, yakni Farhan, Carisa, Tegar, Salsal, dan Wawa.

Sementara tiga pelajar lainnya dinyatakan meninggal dunia, yakni Fira, Aulia, dan Fahri.

Ketiganya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, baik saat pencarian maupun saat proses evakuasi.

Di mana pertama kali, jenazah Fira yang ditemukan.

Kemudian menyusul jenazah Aulia dan terakhir jenazah Fahri.

“Korban yang selamat saat ini masih dirawat. Untuk korban meninggal dunia, saat ini dibawa ke rumah sakit sambil menunggu keputusan pihak keluarga,” tambah Kapolsek.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.