Karawang (ANTARA) - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pemeliharaan berkala selama sepekan ke depan di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) sebagai bagian dari komitmen menjaga keandalan infrastruktur.
Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Senin menyampaikan langkah pemeliharaan secara preventif diperlukan untuk memastikan kondisi jalan tetap optimal serta aman dan nyaman dilintasi pengguna jalan.
“Sejalan dengan komitmen kami dalam menjaga keandalan infrastruktur, JTT merencanakan kegiatan pemeliharaan preventif berupa rekonstruksi perkerasan jalan," kata dia.
Ia mengatakan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan jalan tol, JTT melaksanakan kegiatan pemeliharaan preventif berupa rekonstruksi perkerasan jalan di Ruas Tol Jakarta-Cikampek yang akan berlangsung selama sepekan ke depan.
Kegiatan perkerasan jalan itu dilaksanakan di KM 57+945 sampai KM 57+845 jalur B arah Jakarta pada lajur 1 yang dimulai pada Senin (04/05) pukul 08.00 WIB hingga Minggu (10/05) pukul 02.00 WIB.
"Selama periode pekerjaan berlangsung, akan dilakukan pengaturan lalu lintas secara situasional guna memastikan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran arus lalu lintas tetap terjaga," katanya.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan kegiatan pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menjaga Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol dan kondisi infrastruktur jalan tol agar tetap optimal bagi para pengguna jalan.
Melalui kegiatan pemeliharaan dan peningkatan kualitas perkerasan jalan ini, kata dia, pihaknya berupaya memastikan pengguna jalan tetap dapat melintas dengan aman dan nyaman, sekaligus menjaga keandalan Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebagai salah satu jalur utama mobilitas masyarakat.
"Sebagai bentuk pemberitahuan dini kepada pengguna jalan, JTT juga akan menyampaikan informasi terkait pekerjaan ini melalui pemasangan spanduk pekerjaan serta Dynamic Message Sign (DMS) di sepanjang ruas jalan tol," katanya.
Ria menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung.
Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintasi area pekerjaan.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan akibat adanya pekerjaan ini. Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan," kata dia.





