Sebelum Gempa M4,2 Terjadi 2 kali Gempa di Pangandaran dan Bandung Selasa Jelang Subuh
Dedy Herdiana May 05, 2026 08:35 AM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Sebelum gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Pangandaran, Selasa (5/5/2026) pagi, terjadi 2 kali gempa di Pangandaran dan Bandung pada Selasa dini hari.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Selasa dini hari mengguncang Bandung pada pukul 03.41 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,9.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 11 Km Barat Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 180 Km.

"Info Gempa Mag:1.9, 5-Mei-26 03:41:00 WIB, Lok: 6.81 LS - 107.42 BT (11 km Barat KAB-BANDUNG), Kedlmn: 180 km ::BMKG," tulis BMKG di akun X @infoBMKG, Selasa (5/5/2026) dini hari.

Kemudian, BMKG melaporkan gempa terkini pada Selasa jelang subuh mengguncang Pangandaran terjadi pada pukul 04.22 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,1.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 74 Km Barat Daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:3.1, 05-May-2026 04:22:16 WIB, Lok: 8.27 LS - 108.15 BT, 74 km Barat Daya KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @infoBMKG, Selasa (5/5/2026) jelang subuh.

Setelah itu terjadi gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Pangandaran, Selasa (5/5/2026) pagi, setelah gempa di Garut dan 3 gempa kecil di Bandung, Pangandaran dan Sumedang pada Senin (4/5/2026) pagi hingga malam.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Selasa pagi mengguncang Pangandaran terjadi pada pukul 05.14 WIB dengan kekuatan Magnitudo 4,2.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 76 Km Barat Daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 14 Km.

BMKG menyebut guncangan gempa bumi dirasakan di Kec.Cipatujah Tasikmalaya,Langkaplancar, Pangandaran dengan Skala III MMI.

Kemudian dirasakan pula di Puspahiang Tasikmalaya, Kota Banjar, Cikoneng Ciamis dengan Skala II-III MMI.

"Update Info Gempa Mag:4.2, 05-May-2026 05:14:39 WIB, Lok: 8.08 LS - 107.92 BT, 76 km Barat Daya KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 14 km,Dirasakan di Kec.Cipatujah Tasikmalaya,Langkaplancar, Pangandaran III MMI,Tasikmalaya,Puspahiang Tasikmalaya,Kota Banjar,Cikoneng Ciamis II-III MMI" tulis BMKG di akun X @infoBMKG, Selasa (5/5/2026) pagi.

Baca juga: Gempa Bumi Terkini di Jawa Barat M1,8 Guncang Garut Senin Tengah Malam

Sebelumnya, terjadi gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Garut, setelah 3 gempa kecil di Bandung, Pangandaran dan Sumedang pada Senin (4/5/2026) malam.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Senin malam mengguncang Garut terjadi pada pukul 22.51 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,8.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 19 Km Barat Laut Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km merupakan gempa dangkal.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:1.8, 04-May-2026 22:51:11 WIB, Lok: 7.13 LS - 107.75 BT, 19 km Barat Laut KAB-GARUT-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG
Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data" tulis BMKG di akun X @infoBMKG, Senin (4/5/2026) malam.

Sebelumnya, terjadi 3 kali gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Bandung, Pangandaran dan Sumedang, setelah gempa Garut M2,8 pada Senin (4/5/2026) pagi hingga siang.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Senin pagi mengguncang Sumedang terjadi pada pukul 08.27  WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,0.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 13 Km Barat Laut Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 5 Km merupakan gempa dangkal.

"Info Gempa Mag:2.0, 04-May-2026 08:27:26 WIB, Lok: 6.77 LS - 107.85 BT, 13 km Barat Laut KAB-SUMEDANG-JABAR, Kedlmn: 5 km ::BMKG" tulis BMKG di akun X @infoBMKG, Senin (4/5/2026) pagi.

Kemudian, BMKG melaporkan gempa terkini pada Senin siang mengguncang Pangandaran terjadi pada pukul 12.57  WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,9.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 109 Km Selatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 30 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:2.9, 04-May-2026 12:57:46 WIB, Lok: 8.67 LS - 108.68 BT, 109 km Selatan KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 30 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data" tulis BMKG di akun X @infoBMKG, Senin (4/5/2026) siang.

Kemudian, BMKG melaporkan gempa terkini pada Senin siang mengguncang Bandung terjadi pada pukul 13.05 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,6.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 15 Km Barat Laut Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 5 Km merupakan gempa dangkal.

"Info Gempa Mag:1.6, 4-Mei-26 13:05:46 WIB, Lok: 6.74 LS - 107.42 BT (15 km Barat Laut KAB-BANDUNG), Kedlmn: 5 km ::BMKG." tulis BMKG di akun X @infoBMKG, Senin (4/5/2026) pagi.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Senin pagi mengguncang Garut terjadi pada pukul 07.56  WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,8 tersebut, guncangannya dirasakan di Kamojang, Leles, Tarogong, Bayongbong, Banyuresmi, Samarang, Kadungora, Sukaresmi, hingga Nagreg dengan Skala II-III MMI.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 9 Km Barat Laut Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 4 Km merupakan gempa dangkal.

"Gempa (UPDATE) Mag:2.8, 04-Mei-26 07:56:54 WIB, Lok:7.17 LS, 107.83 BT (Pusat gempa berada di darat 9 km barat laut Kab. Garut), Kedlmn:4 Km Dirasakan (MMI) II-III Kamojang, II-III Leles, II-III Tarogong, II-III Bayongbong, II-III Banyuresmi, II-III Samarang, II-III Kadungora, II-III Sukaresmi, II-III Nagrek #BMKG" tulis BMKG di akun X @infoBMKG, Senin (4/5/2026) pagi.

Baca juga: Gempa Bumi Terkini di Jawa Barat M2,8 Guncang Garut, Warganet: Terasa di Tarogong hingga Cicalengka

Baca juga: 2 Gempa M4,0 Guncang Bandung Malam Ini, Getaran Terasa hingga Tasik Selatan, Ini Data Terbaru BMKG

 

Skala Gempa 

Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.

I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.

Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Semua orang di rumah keluar.

Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.

Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Berikut tindakan yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi.

1. Tetap tenang

Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!

Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.

Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.

Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.

Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.

Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.

Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan. 

4. Di kerumunan

Gempa bisa terjadi kapan saja.

JIka saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.

Untuk mengindari hal tersebut. kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

Jika gempa terjadi saat kamu sendang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.

Hidari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Di laut

Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.

Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.

Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.