3 BERITA POPULER PADANG: Wanita Nyaris Lompat Jembatan, Pelantikan Sekda Baru dan Reses DPRD
Rahmadi May 05, 2026 09:02 AM

Pertama, soal aksi heroik dilakukan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang pada Senin (4/5/2026) malam.

Petugas berhasil menggagalkan upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh seorang perempuan di Jembatan Siti Nurbaya, Kota Padang, Sumatera Barat.

Kedua, Wali Kota Padang, Fadly Amran, melantik Raju Minropa sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah, Senin (4/5/2026).

Pada kesempatan itu, Fadly Amran juga melantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Ketiga, persoalan banjir, perbaikan jalur evakuasi, hingga pembangunan jalan lingkungan menjadi aspirasi utama warga Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Aspirasi tersebut disampaikan masyarakat kepada Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, saat pelaksanaan reses masa sidang III tahun 2026 di kawasan tersebut, Senin (4/5/2026).

Baca selengkapnya berikut ini:

1. Petugas Damkar Padang Selamatkan Wanita yang Nyaris Lompat dari Jembatan Siti Nurbaya

Aksi heroik dilakukan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang pada Senin (4/5/2026) malam.

Petugas berhasil menggagalkan upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh seorang perempuan di Jembatan Siti Nurbaya, Kota Padang, Sumatera Barat.

Beruntung, kesigapan petugas di lapangan berhasil membujuk wanita tersebut sehingga aksi nekat itu tidak berakhir tragis.

Berdasarkan video singkat yang diperoleh oleh Reporter TribunPadang.com, Arif Ramanda terlihat suasana di lokasi pasca penyelamatan.

Baca juga: Mahyeldi Harap Nilai Pendidikan Rahmah El Yunusiyyah Diamalkan: Penguatan Keluarga Itu Penting

Dalam rekaman video tersebut, tampak perempuan itu berdiri di dekat pagar Jembatan Siti Nurbaya didampingi beberapa petugas berseragam Damkar.

Ia terlihat sedang berbincang dengan petugas yang berusaha memberikan pengertian dan ketenangan kepadanya.

Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, membenarkan adanya peristiwa penyelamatan tersebut.

Saat dihubungi, Rinaldi menyebutkan bahwa personelnya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan terkait adanya warga yang berada dalam posisi berbahaya.

Baca juga: Semen Padang FC Degradasi ke Championship, Suhatman Imam: Sudah Saya Prediksi dari Awal

"Iya benar, petugas kita telah menyelamatkan seorang perempuan yang hendak mencoba bunuh diri di Jembatan Siti Nurbaya," ujar Rinaldi, Senin malam.

Menurut keterangan Rinaldi, proses evakuasi dan negosiasi berlangsung cukup emosional namun tetap terkendali.

Wanita yang belum diketahui identitas pastinya itu dilaporkan sempat hendak meloncat ke arah aliran sungai di bawah jembatan.

Baca juga: Inovasi Sepablock PT Semen Padang Jadi Pilihan BNPB untuk Bangun Huntap Mandiri di Padang Panjang

Rinaldi menyebutkan bahwa fokus utama petugas saat di lapangan adalah memastikan keselamatan nyawa yang bersangkutan terlebih dahulu.

"Terkait alasan, penyebab, maupun identitas lengkapnya, saat ini petugas masih mencari tahu lebih lanjut," tambahnya.

Setelah berhasil ditenangkan dan dipastikan dalam kondisi fisik yang sehat, petugas Damkar tidak tinggal diam.

Pihak Damkar Kota Padang langsung mengambil langkah untuk mengantarkan perempuan tersebut kembali ke kediamannya.

"Sekarang petugas sudah mengantarkan ia pulang ke rumahnya," jelas Rinaldi singkat.(*)

2. Fadly Amran Lantik Raju Minropa Jadi Sekda Kota Padang, 170 Pejabat Ikut Dilantik

Wali Kota Padang, Fadly Amran, melantik Raju Minropa sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah, Senin (4/5/2026).

Pada kesempatan itu, Fadly Amran juga melantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Mereka yakni Swesti Fanloni sebagai Kepala Bappeda, Fauzan Ibnovi sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Yenni Yuliza sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Teddy Antonius sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Yudi Indra Sani sebagai Kepala Dinas Perhubungan, serta Ances Kurniawan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Selanjutnya, Atos dilantik sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Eka Putra Buhari sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Malvi Hendri sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Fizlan Setiawan sebagai Kepala Dinas Perdagangan, serta Tommy TRD sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca juga: Mahyeldi Soroti Banyak Tokoh Sumbar Belum Jadi Pahlawan Nasional, Sebut Proses di Pusat Lambat

PELANTIKAN PEJABAT- Wali Kota Padang, Fadly Amran, melantik Raju Minropa sebagai Sekretaris Daerah Kota Padang di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah, Senin (4/5/2026). Pada kesempatan itu, turut dilantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama, 44 pejabat administrator, 82 pejabat pengawas, 11 kepala puskesmas, dan 22 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Padang.
PELANTIKAN PEJABAT- Wali Kota Padang, Fadly Amran, melantik Raju Minropa sebagai Sekretaris Daerah Kota Padang di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah, Senin (4/5/2026). Pada kesempatan itu, turut dilantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama, 44 pejabat administrator, 82 pejabat pengawas, 11 kepala puskesmas, dan 22 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Padang. (Dokumentasi/Pemko Padang)

Selain itu, turut dilantik 44 pejabat administrator (eselon III), 82 pejabat pengawas (eselon IV), 11 kepala puskesmas, dan 22 pejabat fungsional.

Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan seluruh pejabat yang baru dilantik harus memahami dan mengimplementasikan visi pembangunan Kota Padang secara konkret di masing-masing perangkat daerah.

Ia meminta seluruh program prioritas Pemerintah Kota Padang dapat diterjemahkan ke dalam kebijakan dan kegiatan nyata.

“Silakan dijabarkan program-program seperti Padang Juara, Padang Amanah, Padang Melayani, Sinergi Nagari, Jelajah Padang, Padang Sigap, dan lainnya ke dalam kebijakan dan kegiatan nyata di instansi masing-masing,” kata Fadly Amran.

Fadly juga menekankan pentingnya inovasi dalam kepemimpinan. Menurutnya, setiap pimpinan organisasi perangkat daerah harus mampu mendorong lahirnya terobosan yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Baca juga: Kinerja Perdagangan Sumbar: India Tetap Jadi Pasar Utama Ekspor Minyak Nabati

“Inovasi harus lahir dari kepemimpinan Bapak dan Ibu. Pemimpin harus mampu memancing inovasi, menggali potensi ASN, dan menciptakan terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai capaian yang diraih Pemerintah Kota Padang selama ini tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi yang baik dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, ia mendorong para pejabat yang baru dilantik agar proaktif mencari peluang program dan kerja sama, baik dengan pemerintah provinsi, kementerian, maupun pihak lainnya.

“Kami menunggu prestasi dari Bapak dan Ibu. Jemput bola, jangan hanya menunggu. Bangun komunikasi dengan pemerintah provinsi, kementerian, dan berbagai pihak lainnya,” tutupnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, pimpinan OPD Provinsi Sumatera Barat, Ketua Tim Penggerak PKK dan BKOW Kota Padang, unsur Forkopimda Kota Padang, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Padang, serta tamu undangan lainnya.

3. Reses Ketua DPRD Padang di Dadok Tunggul Hitam, Warga Soroti Banjir hingga Jalur Evakuasi

Persoalan banjir, perbaikan jalur evakuasi, hingga pembangunan jalan lingkungan menjadi aspirasi utama warga Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Aspirasi tersebut disampaikan masyarakat kepada Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, saat pelaksanaan reses masa sidang III tahun 2026 di kawasan tersebut, Senin (4/5/2026).

Muharlion mengatakan, wilayah Dadok Tunggul Hitam selama ini termasuk daerah yang kerap terdampak banjir. Karena itu, penanganan banjir dan pembenahan drainase menjadi kebutuhan mendesak yang banyak disampaikan warga.

“Daerah Tunggul Hitam ini memang kawasan yang biasa terdampak banjir. Jadi, persoalan penanganan banjir dan drainase menjadi salah satu usulan utama masyarakat,” kata Muharlion.

Baca juga: Diduga Masalah Keluarga, IRT di Padang Berniat Lompat dari Jembatan Siti Nurbaya

Selain itu, warga juga meminta adanya peningkatan akses jalur evakuasi. Saat ini, menurut Muharlion, mobilitas masyarakat masih terpusat pada satu akses utama, yakni menuju Jalan DPR.

Padahal, terdapat jalur alternatif melalui Jalan Heler yang terhubung ke kawasan Air Pacah hingga Jalan Bypass. Jalur tersebut dinilai penting untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas.

“Hari ini akses utama masyarakat masih terfokus ke Jalan DPR. Padahal ada jalur alternatif melalui Jalan Heler yang terhubung sampai Air Pacah dan Bypass. Kalau jalur ini diperbaiki, termasuk pembangunan jembatan, tentu bisa menjadi alternatif karena kawasan ini sudah cukup padat,” ujarnya.

Menurut Muharlion, kepadatan arus kendaraan di kawasan itu terjadi karena jalur tersebut menjadi akses masyarakat dari arah Air Tawar dan menuju pusat pemerintahan Kota Padang di Air Pacah.

RESES- Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menampung aspirasi warga saat reses masa sidang III tahun 2026 di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (4/5/2026). Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan sejumlah usulan, mulai dari penanganan banjir, perbaikan jalur evakuasi, pembangunan jalan lingkungan, hingga pembenahan drainase.
RESES- Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menampung aspirasi warga saat reses masa sidang III tahun 2026 di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (4/5/2026). Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan sejumlah usulan, mulai dari penanganan banjir, perbaikan jalur evakuasi, pembangunan jalan lingkungan, hingga pembenahan drainase. (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Baca juga: Mahyeldi Harap Nilai Pendidikan Rahmah El Yunusiyyah Diamalkan: Penguatan Keluarga Itu Penting

Tak hanya infrastruktur utama, warga juga mengusulkan pembangunan jalan lingkungan yang hingga kini masih banyak belum terbetonisasi.

Di bidang pemberdayaan masyarakat, kelompok-kelompok warga seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) juga mengajukan dukungan program. Selain itu, terdapat usulan bantuan untuk masjid, mushala, serta sarana pendidikan anak usia dini (PAUD).

“Semua aspirasi ini kita tampung. Ada juga usulan terkait pemberdayaan masyarakat, kelompok wanita tani, sarana ibadah, hingga PAUD yang nantinya diintegrasikan dengan program-program pemberdayaan,” katanya.

Muharlion menegaskan, sebagian usulan masyarakat sebenarnya telah masuk dalam perencanaan anggaran tahun berjalan. Sementara usulan lainnya akan diupayakan masuk dalam APBD Perubahan maupun pembahasan APBD tahun berikutnya.

Baca juga: Jalan Palembayan-Matur Nyaris Putus, Mahyeldi: Perbaikan Terkendala Anggaran

“Sebagiannya ada yang dikerjakan tahun ini. Ada juga yang kita masukkan ke APBD 2026 dan 2027. Kalau belum tertampung, nanti bisa diupayakan melalui APBD perubahan. Yang penting, masukan dari masyarakat ini kita perjuangkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah program yang belum terealisasi bukan berarti tidak berjalan, melainkan masih menghadapi kendala teknis di lapangan.

“Semua kegiatan tentu tidak bisa sekaligus. Pelaksanaannya bertahap, tetapi semuanya tetap berproses,” tuturnya.

Muharlion juga meminta masyarakat untuk terus aktif menyampaikan masukan dan mengingatkan dirinya agar seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat terus diperjuangkan.

“Silakan sampaikan masukan kepada saya. Nanti semua masukan itu akan kita perjuangkan agar bisa terwujud. Mudah-mudahan pembangunan Dadok Tunggul Hitam bisa terus kita lakukan bersama,” tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.