Kronologi Wisatawan Norwegia Tewas Tertabrak Boat di Bali, Alami Luka Parah di Dada dan Kaki
Tim TribunTrends May 05, 2026 10:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM – Insiden yang menimpa wisatawan asal Norwegia kembali menjadi sorotan setelah korban dinyatakan meninggal dunia akibat tertabrak boat di perairan Bali.

Korban diketahui berinisial MEB (34), yang mengalami kecelakaan laut saat berada di kawasan Perairan Tanjung Pakaang, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Bali, pada Sabtu (2/5/2026).

Kapolsek Nusa Penida, I Ketut Kesuma Jaya menjelaskan bahwa peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 09.40 Wita. Saat itu, korban tengah melakukan aktivitas spearfishing bersama rombongan.

Melansir dari Tribunnews.com, spearfishing merupakan teknik menangkap ikan menggunakan tombak atau alat sejenis yang biasanya dilakukan dengan cara menyelam atau snorkeling, dan umumnya memakai speargun sebagai alat bantu menembak ikan di bawah air.

Namun nahas, pada waktu yang bersamaan terdapat boat snorkeling yang melintas di area tersebut. Diduga, operator kapal tidak menyadari keberadaan korban di dalam air sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Korban kemudian sempat tenggelam usai insiden terjadi.

Kronologi Wisatawan Norwegia Tewas Tertabrak Boat di Bali.
Kronologi Wisatawan Norwegia Tewas Tertabrak Boat di Bali. (ist/tribun bali/Tribunnews.com)

Pihak kepolisian segera melakukan evakuasi setelah menerima laporan kejadian tersebut. Lokasi juga langsung diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut serta pengumpulan keterangan dari para saksi.

Baca juga: Diserang Iran, Arab Saudi Minta Semua Tahan Diri, Mohammed bin Salman Kecam Agresi Tak Beralasan

"Penanganan dilakukan secara cepat, termasuk berkoordinasi dengan tenaga medis dan instansi terkait guna memastikan proses evakuasi dan penanganan berjalan optimal," ungkap I Ketut Kesuma Jaya dikutip Grid.ID dari TribunBali.com, Senin (4/5/2026).

Korban kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Toyapakeh sebelum dibawa ke Klinik Nusa Medical. Tim medis sempat melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) selama kurang lebih satu jam, namun hasilnya tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban.

"Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia," imbuh I Ketut Kesuma Jaya.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka serius, di antaranya luka parah di dada kanan bawah, patah tulang kaki kanan, serta luka robek pada paha kanan.

Selanjutnya, korban dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk penanganan lanjutan. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam, termasuk memeriksa saksi-saksi dan pihak boat yang terlibat dalam insiden tersebut.

"Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi serta pihak boat yang terlibat," tandas I Ketut Kesuma Jaya. (Tribuntrends.com/Grid.ID/Siti M)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.