Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bebersih Museum Pajajaran Batutulis Bogor, Selasa (5/5/2026).
Aksi bebersih ini dilakukan sebagai persiapan pembukaan Museum yang juga masih satu komplek dengan Prasasti Batutulis.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, pembukaan sendiri dilakukan bertepatan dengan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang jatuh pada tanggal 3 Juni 2026 mendatang.
“Jadi ini mulai dari penataan, kemudian juga display pameran. Kita persiapkan dari sekarang,” kata Dedie Rachim kepada TribunnewsBogor.com di Museum.
Untuk pameran yang akan mengisi Museum Pajajaran ini nantinya akan dimuat kisah perjalanan Kota Bogor sejak jaman Kerajaan Pajajaran.
Areal komplek Museum Pajajaran juga akan ditata.
“Nah ini tentu harus dilengkapi koleksinya dengan benda-benda yang memang ada kaitan kesejarahan,” ucapnya.
Selain itu juga, bebersih ini dalam persiapan kedatangan Dedie Mulyadi Gubernur Jawa Barat pada Jumat (8/5/2026) mendatang.
Dedi Mulyadi akan menggelar acara Kirab Budaya Tatar Sunda.
Mahkota Binokasih akan diarak ke beberapa ruas jalan Kota Bogor.
“Tentunya bagaimana kita menyiapkan museum pajajaran ini lebih representatif,” ujarnya.
Sementara itu, pantauan TribunnewsBogor.com di lokasi, areal Museum Pajajaran mulai dari dalam sampai luar sudah ditata.
Untuk bagian dalam, Pemkot mengecek kesiapan tempat-tempat penyimpanan koleksi dan barang pameran.
Di areal lapangan, saat ini sedang dipasang paving block dan areal luar tanah sedang ditutupi dan dipadatkan menggunakan alat berat.
PUPR juga sudah memasang batu-batu split untuk menutupi tanah.
Dedie Rachim bersama jajaran yang lainnya sempat melakukan pengecekan terutama pengecekan areal.
Mulai dari areal Prasasti Batutulis sampai bagian dalam.