Pesan Kuat di Balik Pemilihan SD Terdampak Banjir di Padang Pariaman Jadi Lokasi Kuliah Umum Virtual
afrizal May 05, 2026 09:27 PM

TRIBUNPADANG.COM- Ada pemandangan berbeda di SDN 17 Batang Anai, Padang Pariaman Selasa (5/5/2026). 

Sekolah yang sempat luluh lantak diterjang banjir bandang akhir tahun 2025 lalu itu mendadak riuh, bukan oleh air, melainkan semangat literasi. 

Di lokasi ini, jajaran Polres Padang Pariaman dan Pemkab Padang Pariaman mengikuti Kuliah Umum Kapolda Sumbar secara virtual.

Baca juga: Hardiknas 2026, UIN Imam Bonjol Padang Perkuat Pendidikan Karakter dan Kepedulian Lingkungan

Kapolda Sumatera Barat Irjen. Pol. Gatot Tri Suryanta menggelar kuliah umum yang dipusatkan di UIN Imam Bonjol Kampus III Sungai Bangek. 

Di Kabupaten Padang Pariaman, jajaran Polres mengikuti kuliah umum melalui Zoom Meeting dari SD Negeri 17 Batang Anai.

Pemilihan lokasi ini menjadi simbol kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah yang tengah bangkit dari bencana.

Turut hadir mewakili Bupati Padang Pariaman, Penjabat Sekretaris Daerah Hendra Aswara didampingi jajaran pemerintah daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Padang Pariaman. 

Dari unsur kepolisian, hadir Plt. Kapolres Padang Pariaman AKBP. Riyana Purwasari, S.H., S.I.K., M.I.K. bersama sejumlah perwira dan jajaran.

Baca juga: Detik-detik Lansia Penjual Telur Asin di Kayu Tanam Terseret Arus Sungai Sejauh 100 Meter

Kuliah umum tersebut mengangkat pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan.

Tanam Pohon Serentak 

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon secara serentak di seluruh jajaran Polres se-Sumatera Barat sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Mewakili Bupati Padang Pariaman, Hendra Aswara menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polri yang tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung kemajuan pendidikan dan pelestarian lingkungan.

“Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Polri, khususnya Polda Sumatera Barat, yang telah menginisiasi kegiatan kuliah umum ini sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan dunia pendidikan,” ujar Hendra.

Beri Pesan Kuat

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan di sekolah terdampak bencana menjadi pesan kuat bahwa pendidikan harus tetap berjalan dalam kondisi apapun.

“Dipilihnya SDN 17 Batang Anai sebagai lokasi mengikuti kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat pendidikan tidak boleh terhenti, bahkan di tengah keterbatasan pascabencana. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mempercepat pemulihan sarana pendidikan dan memastikan anak-anak kita mendapatkan hak pendidikan yang layak,” tambahnya, melansir padangpariamankab.go.id

Lebih lanjut, Hendra menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

“Kegiatan penanaman pohon ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Kami berharap gerakan ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk lebih peduli terhadap alam,” tegasnya.

Dalam momentum peringatan Hardiknas tersebut, Kapolda Sumatera Barat juga memberikan penghargaan kepada guru-guru PPPK berprestasi di Sumatera Barat sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan pendidikan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di Sumatera Barat.(rls)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.