Piala Dunia 2026 - Angin Segar bagi Timnas Spanyol, Lamine Yamal Merumput Lagi
Dwi Setiawan May 05, 2026 09:30 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Kabar baik menghampiri timnas Spanyol menuju pagelaran Piala Dunia 2026, yang akan digelar mulai 12 Juni mendatang.

Timnas Spanyol mendapatkan angin segar menyoal pemulihan cedera penyerang andalan mereka, Lamine Yamal.

Lamine Yamal telah menorehkan kemajuan signifikan dalam proses pemulihannya setelah kembali berlatih di lapangan rumput di fasilitas Barcelona.

Wonderkid Barcelona ini tengah menjalani program rehabilitasi yang ketat setelah mengalami robekan otot pada bulan April.

Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, optimis bahwa pemain sayap tersebut masih akan memainkan peran penting di Piala Dunia 2026.

Yamal telah kembali berlatih di lapangan rumput sambil melanjutkan proses pemulihannya dari cedera di Barcelona, menurut laporan Cadena SER.

Pemain muda tersebut telah memulai latihan individu di lapangan di kompleks latihan klub setelah sebelumnya menjalani latihan di gym pada tahap awal rehabilitasi.

Penyerang tersebut mengalami robekan parsial pada otot biceps femoris di kaki kirinya pada 22 April lalu. 

Barcelona memilih rencana perawatan konservatif daripada operasi.

Lamine Yamal tidak akan bermain lagi untuk Barcelona dalam sisa pertandingan domestik mereka.

Namun, kembalinya ia ke lapangan telah memberikan semangat bagi sang pemain dan timnas Spanyol saat persiapan terus berlanjut menjelang Piala Dunia mendatang.

Rencana Pelatih Timnas Spanyol

De la Fuente telah menegaskan bahwa Yamal tetap menjadi bagian penting dari rencana timnas Spanyol jika ia mendapat izin medis tepat waktu menjelang turnamen.

Pelatih timnas Spanyol itu blak-blakan mengenai pandangannya terhadap kontribusi para pemain yang belum berada dalam kondisi fisik 100 persen.

Ia yakin bahwa penampilan singkat sekalipun dari pemain sekelas Yamal dapat membalikkan keadaan menjadi menguntungkan bagi Spanyol, layaknya yang dilakukan Dani Olmo pada pertandingan internasional sebelumnya.

Baca juga: Profil Stadion Akron, Venue Piala Dunia 2026 dengan Desain bak Gunung Berapi

“Dalam pemilihan skuad maupun perencanaan pertandingan, kami mempertimbangkan semua skenario. Baik saat unggul, tertinggal, atau lawan hanya tersisa sepuluh pemain. Ada pemain yang bisa memberikan 20 menit dan itu juga memiliki nilai yang sangat besar," bukanya, dikutip dari laman Barca Universal.

Luis de la Fuente kemudian mengambil contoh Dani Olmo saat membantu La Roja juara EURO 2024. 

"Olmo datang dalam kondisi cedera, kami hampir mencoret namanya, tapi kemudian ia menjadi penentu di Kejuaraan Eropa,” jelas De la Fuente.

Bagi Luis de la Fuente, strateginya berfokus pada jangka panjang. 

Mengingat Piala Dunia adalah turnamen yang melelahkan, staf pelatih siap menunggu hingga Yamal mencapai performa puncaknya sebelum memberinya beban menit bermain yang berat.

Prioritas utamanya tetap memastikan skuad dalam kondisi prima saat taruhannya paling tinggi di tahap-tahap akhir turnamen yang berlangsung sebulan penuh ini.

“Ada pemain yang mungkin tidak bisa bermain selama 50 atau 60 menit, tapi mereka bisa memberikan 20 menit yang sangat bagus. Dan itu bisa menjadi pembeda."

"Ada pemain yang bisa tampil tepat pada waktunya dan menjadi penentu di babak gugur. Prioritas kami adalah tiba dengan tim terbaik di saat-saat krusial,” sambung sang manajer.

Terlepas dari itu, timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026 tergabung di grup H bersama Arab Saudi, Uruguay, dan Tajung Verde.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.