TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Adat istiadat Mempawah hingga kini masih terjaga dan menjadi identitas budaya masyarakat Melayu Kalimantan Barat.
Dari seni bela diri tradisional silat Melayu, ritual tolak bala, hingga upacara adat sedekah kampung, semuanya tetap dilestarikan sebagai warisan leluhur yang sarat nilai Islam.
Tradisi ini bukan hanya berfungsi sebagai simbol budaya, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang memperkuat citra Mempawah sebagai daerah dengan kekayaan adat dan sejarah panjang.
Upacara adat di Istana Amantubillah, ziarah makam Opu Daeng Manambon, hingga festival budaya Mempawah menjadi bukti bahwa masyarakat setempat masih menjaga akar tradisi mereka.
Pelestarian adat istiadat ini juga didorong pemerintah daerah bersama tokoh adat agar tidak sekadar menjadi tontonan, melainkan tetap bermakna bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Dengan filosofi “Adat bersendikan syarak, syarak bersendikan Kitabullah”, adat Mempawah terus hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
• Daftar Kalender Event Mempawah 2026: Festival Robo-robo Paling Ditunggu
1. Seni Bela Diri Tradisional
Silat Melayu Mempawah: diwariskan turun-temurun, dipraktikkan dalam acara adat dan pertunjukan budaya.
Fungsi: selain bela diri, juga sebagai seni pertunjukan dan simbol kehormatan masyarakat Melayu.
2. Ritual Tolak Bala
Dilaksanakan oleh masyarakat Melayu Mempawah untuk menolak musibah atau penyakit.
Biasanya melibatkan doa, zikir, sesaji, dan kenduri.
Dipimpin oleh tokoh adat, ulama, atau pawang.
3. Upacara Adat Melayu
Sedekah Kampung: bentuk syukur dan doa keselamatan bagi masyarakat.
Kenduri Adat: digelar saat peristiwa penting seperti kelahiran, pernikahan, atau panen.
Upacara Ziarah Makam Opu Daeng Manambon: tokoh Bugis pendiri Kerajaan Mempawah, menjadi bagian dari tradisi budaya dan religi.
• 10 Daftar Tempat Wisata Hits Mempawah 2026 dari Alam hingga Perkotaan
4. Tradisi Kerajaan Mempawah
Istana Amantubillah: pusat adat dan budaya, masih menjadi lokasi upacara adat kerajaan.
Festival Budaya Mempawah: menampilkan seni tari, musik, dan ritual adat yang diwariskan sejak masa kerajaan.
5. Adat Bersendikan Syarak
Filosofi masyarakat Melayu Mempawah: “Adat bersendikan syarak, syarak bersendikan Kitabullah.”
Menjadi dasar pelaksanaan adat yang berpadu dengan nilai Islam.
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!