Sosok 2 Eks Jenderal TNI Bela Seskab Teddy Indra Wijaya Terkait Tudingan Amien Rais, Sebut Fitnah
Musahadah May 06, 2026 10:32 AM

 

SURYA.CO.ID - Ini lah sosok dua mantan jenderal TNI yang pasang badan untuk Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terkait tudingan politisi Partai Ummat, Amien Rais.  

Mereka adanya mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) AM Hendropriyono dan Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang kini menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jnederal (Purn) Dudung Abdurachman. 

Keduanya kompak membantah tudingan Amien Rais terkait kedekatan Teddy Indra Wijaya dan Prabowo yang dikaitkan dengan moral. 

Hendropriyono menyatakan, penilaian terhadap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy harusnya dilakukan proporsional dan profesional, bukan dilakukan secara emosional.

Jenderal yang menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) pertama ini juga menyinggung kualitas negarawan yang bukan diukur dari kerasnya kata-kata.

Baca juga: Rekam Jejak Dudung Abdurachman yang Pasang Badan untuk Seskab Teddy Terkait Tudingan Amien Rais

Namun menurutnya, kualitas negarawan adalah kemampuan menjaga martabat orang lain.

Berikut secara lengkap pernyataan AM Hendropriyono yang ia unggah dalam video di akun Instagram pribadinya @amhendropriyono.

 "Letkol Teddy kan perwira aktif yang bekerja dalam sistem, bukan seorang figur politik bebas. Karena itu penilaian terhadap dia ya seharusnya dilakukan secara proporsional dan profesional, bukan emosional.

Kita semua, termasuk para tokoh senior dari bangsa ini ya, saya dan teman-teman yang tua-tua ini memiliki tanggung jawab moral untuk memberi teladan dalam berbahasa dan bersikap di dalam ruang publik, itu."

Kualitas seorang negarawan bukan diukur dari kerasnya kata-kata, melainkan dari kemampuannya menjaga martabat orang lain. 

Bentar ya, bahkan ketika berbeda pandangan, seorang prajurit seperti Teddy ya tidak bisa membalas tentu saja. Justru karena itulah publiklah yang harus menjaga agar kritik tidak berubah menjadi suatu ketidakadilan.

Jika yang kuat bebas mengejek yang sedang bertugas, maka yang kita bangun bukan demokrasi bukan, melainkan arena kehidupan tanpa etika. Bangsa ini, bangsa kita ini kan besar karena adabnya. Jika adab kita jaga, perbedaan tidak akan memecah kita. Tapi jika adab kita sudah lepas dari kita, kebenaran pun akan kehilangan makna."

Kita itu kan punya nilai moral yang berupa ajaran ya dari orang-orang tua kita dan para pendahulu kita masa lampau, para pendiri bangsa ini.

Bangsa Indonesia asli mendirikan bangsa ini, bangsa ini berazas kekeluargaan. 

Jadi kita jangan sampai kita itu membunuh karakter dari anak kita sendiri. Ya maaf ini saya lagi buru-buru nih."

Dudung Abdurachman Jamin Integritas Seskab Teddy

Sebelumnya, Dudung Abdurachman meminta semua pihak berhenti melakukan provokasi yang tidak berdasar.

Dudung mengaku mengenal dekat sosok Teddy dan menjamin integritas yang bersangkutan.

"Mari kita sama-sama, tidak ada lagi permusuhan, tidak ada lagi saling curiga, saling memfitnah, ya. Seperti yang kemarin Pak Amien Rais juga, aduh, sudahlah. Saya tahu persis bagaimana Teddy, adik saya itu, sopan banget dia," ujar Dudung saat ditemui di Kantor KSP, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/5/2026).

Baca juga: Rekam Jejak Dudung Abdurachman yang Jabat Kepala Staf Kepresidenan, Karier Moncer Saat di TNI

Dudung menyayangkan sikap Amien Rais yang menurutnya tidak mencerminkan nilai-nilai agama dalam melontarkan pernyataan. Ia menilai tuduhan tersebut sangat jauh dari fakta di lapangan.

"Kemudian kalau ada tuduhan-tuduhan itu kan fitnah. Katanya dia bisa dikatakan sangat dekat dengan agama, tapi pernyataan-pernyataannya menurut saya itu tidak benar dan bahkan memprovokasi," lanjutnya.

Mengenai adanya dorongan agar pihak kepolisian mengusut pernyataan Amien Rais tersebut, Dudung menyerahkan sepenuhnya pada prosedur hukum yang berlaku. Ia mengaku tidak menaruh simpati pada gaya politik yang bersifat menakut-nakuti.

"Ya coba aja suruh minta dia, ya. Coba aja dia suruh minta. Sesuaikan aja prosedur. Coba aja kalau misalnya memang itu, jangan hanya nakut-nakutin aja, ya. Jangan hanya memprovokasi. Ya terus terang aja saya enggak simpati dengan pernyataan dia," tegas Dudung.

Ia mengimbau agar para tokoh bangsa lebih fokus pada upaya menjaga stabilitas nasional daripada menyebarkan narasi yang memicu perpecahan. Terlebih, saat ini Indonesia tengah menghadapi tantangan global di bidang ekonomi dan hukum.

Pernyataan Amien Rais

Amien Rais
Amien Rais (Tangkapan Layar YouTube)

Amien Rais, buka suara setelah akan dilaporkan sejumlah pihak terkait pernyataannya yang menyinggung kedekatan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya.

Diketahui, pernyataan itu disampaikan Amien dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya pada Jumat (1/5/2026) lalu.

Namun, video tersebut kini tidak tersedia di kanal YouTube Amien Rais karena diduga telah dihapus.

Terkait rencana pelaporan terhadap dirinya, Amien menegaskan apa yang disampaikannya tersebut adalah hak dirinya sebagai warga negara untuk bebas mengemukakan pendapat.

Ia mengungkapkan hal tersebut dijamin oleh konstitusi dan UUD 1945.

"Demokrasi itu berjalan baik kalau kebebasan mengemukakan pendapat yang dijamin Undang-Undang Dasar kita itu tidak dibatasi dan tidak diberangus," katanya usai acara Milad ke-5 Partai Ummat yang digelar di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Sabtu (2/5/2026).

Amien menilai Teddy telah melampaui wewenangnya sebagai Seskab karena justru menghambat menteri yang mau bertemu dengan Prabowo.

Dia mengatakan hal itu dirasakan oleh seorang menteri dan yang bersangkutan sempat menceritakan kepadanya.

"Saya nggak menyebut nama tapi saya punya teman menteri, Menko. Dia bilang kepada saya 'Mas Amien, saya kadang-kadang mau ketemu Presiden nggak bisa karena kata Teddy tidak ada waktu atau belum ada waktu. Padahal, Pak Prabowo ada," ujarnya.

Amien menegaskan jika pernyataannya dianggap bermasalah, maka hanya Teddy yang berhak untuk mempermasalahkannya.

Selain itu, dia juga mengungkapkan hanya Teddy yang bisa melaporkan dirinya jika pernyataan dirasa mengandung unsur pidana.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.