Kompany & Enrique Satu Suara, Isyarat Duel Bayern Munchen vs PSG di Leg 2 UCL Bakal Lebih Gila
Muhammad Nursina Rasyidin May 06, 2026 11:14 AM

TRIBUNNEWS.COM - Pertemuan leg kedua semifinal Liga Champions UEFA antara Bayern Munchen dan Paris Saint-Germain (PSG) diprediksi kembali menghadirkan tontonan luar biasa. 

Setelah leg pertama berakhir dramatis 5-4 untuk PSG, kedua pelatih sama-sama memberi sinyal bahwa intensitas pertandingan tidak akan menurun—bahkan bisa semakin “gila”.

Laga leg kedua Bayern Munchen vs PSG akan digelar di Allianz Arena pada Kamis (7/5/2025) dinihari pukul 02.00 WIB.

Pada leg pertama pekan lalu, total sembilan gol tercipta, menjadikannya laga tersebut salah satu semifinal paling produktif.

PSG keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4, sekaligus mengakhiri tren buruk melawan Bayern Munchen, setelah lima pertemuan terakhir kalah terus.

Namun dengan selisih agregat yang tipis, yakni hanya satu gol, segalanya masih terbuka lebar.

Pelatih PSG, Luis Enrique, menegaskan timnya tidak akan bermain aman meski unggul agregat. 

PERAYAAN GOL - Para pemain Paris Saint-Germain (PSG) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Bayern Munchen pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 di Parc des Princes, Paris, Prancis, Rabu (29/4) dini hari WIB. PSG meraih kemenangan 5-4.
PERAYAAN GOL - Para pemain Paris Saint-Germain (PSG) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Bayern Munchen pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 di Parc des Princes, Paris, Prancis, Rabu (29/4) dini hari WIB. PSG meraih kemenangan 5-4. (Instagram PSG)

Baca juga: Duel Maut Lawan PSG di Liga Champions, Bayern Munchen bak Nonton Diri Sendiri

Menurutnya, keunggulan satu gol yang dimilik timnya tidak berarti apa-apa. 

"Itu hanya satu gol. Kami siap. Kami tahu Bayern Munchen bisa kembali ke pertandingan dan kami juga bisa mencetak gol," kata Enrique, dikutip dari Lequipe.

Ia menilai pertandingan di Allianz Arena akan kembali menjadi duel dua tim terbaik Eropa dengan tempo tinggi.

"Dan kami tentu saja tidak di sini untuk bertahan. Kami mencoba untuk memenangkan pertandingan.  Ini akan menjadi laga level tertinggi dan sangat menarik," tambahnya. 

Ia bahkan mengibaratkan duel ini seperti rivalitas elite di tenis, di mana menghadapi lawan kuat justru menjadi motivasi untuk tampil lebih baik.

"Kedua tim sepanjang musim, dan dalam kasus kami selama dua musim terakhir, telah menunjukkan kemampuan mereka untuk menangani saat-saat sulit."

"Kami harus lebih kompetitif dari sebelumnya. Ketika saya melihat pertandingan semacam ini, saya ingat Rafael Nadal mengatakan bahwa menghadapi Novak Djokovic dan Roger Federer adalah motivasi baginya.

"Dia melihat potensi untuk meningkatkan. Kami akan mencoba mengatasi atmosfer dan tim yang memainkan sepak bola sensasional," terang Enrique. 

EKSPRESI LUIS ENRIQUE - Pelatih Paris saint-Germain (PSG) Luis Enrique selama pertandingan menghadapi Botafogo dalam matchday kedua grup A Piala Dunia Antarklub 2025, Jumat (20/6/2025). (Website PSG - 20/6/2025)
EKSPRESI LUIS ENRIQUE - Pelatih Paris saint-Germain (PSG) Luis Enrique selama pertandingan menghadapi Botafogo dalam matchday kedua grup A Piala Dunia Antarklub 2025, Jumat (20/6/2025). (Website PSG - 20/6/2025) (psg.fr)

Di sisi lain, pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany, juga menunjukkan pandangan serupa.

Ia menegaskan filosofi timnya tetap sama: menyerang dan mencetak lebih banyak gol dari lawan.

"Tujuan kami adalah menang. Pada akhirnya, Anda harus mencetak satu gol lebih banyak dari lawan," kata Kompany. 

Ia juga mengisyaratkan bahwa Bayern tidak akan banyak mengubah pendekatan permainan meski laga krusial digelar di kandang sendiri.

"Sulit membayangkan bahwa salah satu tim akan mengubah apa yang membawa mereka ke sini sejak awal. Kami bermain di kandang, kami ingin menang dan akan melakukan segalanya untuk itu," kata Kompany, dikutip dari bavarianfootballworks.

Statistik yang dimiliki kedua tim turut memperkuat prediksi duel terbuka. 

PSG telah mencetak 43 gol, sementara Bayern 42 gol di kompetisi musim ini—menjadikan keduanya tim paling produktif. 

Dengan catatan itu, rekor gol terbanyak dalam satu edisi Liga Champions kini berada dalam jangkauan oleh keduanya.

Munchen dan PSG berpeluang memecahkan rekor gol terbanyak dalam semusim Liga Champions yang sebelumnya dibuat Barcelona dengan 45 gol pada 1999/2000.

Dengan kualitas lini serang seperti Harry Kane, Michael Olise ,Khvicha Kvaratskhelia hingga Ousmane Dembele, peluang terciptanya hujan gol kembali sangat terbuka.

Jika leg pertama sudah menghadirkan sembilan gol, maka leg kedua di Allianz Arena berpotensi melampaui ekspektasi.

Laga ini jelas sebuah duel yang bukan hanya menentukan finalis, tetapi juga bisa menjadi salah satu pertandingan terbaik musim ini.

VINCENT KOMPANY - Pelatih Bayern Munchen Vincent Kompany mengamati permainan anak asuhnya ketika menghadapi Inter Milan pada leg pertama perempat final Liga Champions 2024/2025 di Stadion Allianz Arena, Rabu (9/4/2025). (Website Bayern Munchen - 9/4/2025).
VINCENT KOMPANY - Pelatih Bayern Munchen Vincent Kompany mengamati permainan anak asuhnya ketika menghadapi Inter Milan pada leg pertama perempat final Liga Champions 2024/2025 di Stadion Allianz Arena, Rabu (9/4/2025). (Website Bayern Munchen - 9/4/2025). (fcbayern.com)

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.