Jalan Mayor Zurbi Sukarami Palembang Jadi Langganan Banjir Saat Hujan, Ketinggian Air Capai 1 Meter
Odi Aria May 06, 2026 11:27 AM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Hujan yang mengguyur Kota Palembang pada Selasa (5/5/2026) sore kembali menyebabkan banjir di sejumlah titik, salah satunya di Jalan Mayor Zurbi Bustan, RT 053/RW 004, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami.

Banjir di kawasan tersebut bahkan disebut bisa mencapai ketinggian hingga satu meter, sehingga mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.

Sahi, warga setempat, mengatakan bahwa lokasi tersebut memang sudah lama menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras turun.

Kondisi jalan yang rendah serta saluran drainase yang tersumbat sampah menjadi penyebab utama air sulit surut.

“Kalau hujan deras, di sini seperti sungai. Pengendara banyak yang tidak berani lewat, bahkan mobil pribadi pun memilih putar balik,” ujarnya saat ditemui, Rabu (6/5/2026).

Ia juga menyoroti minimnya kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama terkait sampah yang menyumbat drainase.

Meski pihak RT dan RW telah mengimbau untuk melakukan gotong royong, hingga kini kegiatan tersebut belum berjalan maksimal.

“Drainasenya sebenarnya cukup besar, tapi karena penuh sampah jadi tidak mampu menampung air,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Nek Ima (60), warga lanjut usia yang tinggal di kawasan tersebut. Ia mengaku harus selalu waspada setiap kali hujan turun karena khawatir rumahnya terendam banjir.

“Kalau hujan, nenek tidak bisa tidur nyenyak. Takut air masuk rumah, jadi harus siap-siap angkat barang ke tempat lebih tinggi,” katanya.

Menurutnya, banjir di kawasan itu juga membutuhkan waktu lama untuk surut, bahkan bisa hingga seharian.

Ia berharap pemerintah segera memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan banjir yang terus berulang.

“Harapannya ada solusi dari pemerintah, kasihan kami yang sudah tua ini,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, banjir kini telah berangsur surut dan arus lalu lintas kembali normal.

Namun, tumpukan sampah plastik dan kayu masih terlihat memenuhi saluran drainase, menghambat aliran air dan berpotensi menyebabkan banjir kembali terjadi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.