Misteri Telaga Toska di Candi Rambut Monte, Situs Peninggalan Kerajaan Majapahit
Tribun-video May 06, 2026 02:42 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Candi Rambut Monte menjadi salah satu destinasi wisata bersejarah di Kabupaten Blitar, Jawa Timur yang memadukan nilai religi, budaya, dan keindahan alam.Terletak di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Blitar, kawasan ini dikenal sebagai wisata religi sekaligus wisata alam yang menarik perhatian pengunjung.Situs ini tidak hanya menyimpan jejak peradaban masa Hindu, tetapi juga berpadu dengan pesona telaga jernih berwarna toska yang masih diselimuti berbagai mitos.Keberadaan candi peninggalan era Kerajaan Majapahit, telaga alami, serta ikan yang dikeramatkan oleh masyarakat menjadikan Rambut Monte sebagai destinasi unik yang kaya sejarah sekaligus sarat nilai spiritual.Candi Rambut Monte terletak di kawasan wisata Telaga Rambut Monte, yang terletak di Desa Krisik.Mengutip berbagai sumber, nama “Rambut Monte” sendiri memiliki makna filosofis.Kata “rambut” berasal dari gabungan “ra” yang berarti penghormatan dan “but” yang merupakan kependekan dari buyut atau leluhur, sehingga dimaknai sebagai tempat suci untuk menghormati para leluhur.Sementara itu, “monte” merujuk pada sejenis tumbuhan yang memiliki bentuk biji melengkung, seperti dilansir dari disbudpar.blitarkab.go.id.Dengan demikian, Rambut Monte dapat diartikan sebagai kawasan yang sejak dahulu disucikan dan digunakan sebagai tempat pemujaan oleh masyarakat.Selain makna filosofis tersebut, ada pula pendapat lain yang mengaitkan penamaan ini dengan bentuk hiasan kala pada candi yang menyerupai rambut atau sulur tanaman yang menjuntai, sebagaimana dilansir dari Kompas.com.Candi Rambut Monte dibangun menggunakan batu andesit dengan bentuk persegi empat berukuran sekitar 2,92 x 2,96 meter dan tinggi tersisa sekitar 85 cm.Dinukil dari sidita.disbudpar.jatimprov.go.id, saat ini bangunan candi hanya menyisakan bagian kaki (Kamadathu) dan sebagian tubuh (Rupadathu), sementara bagian atapnya telah runtuh sehingga bentuk aslinya belum dapat diketahui secara pasti.Salah satu keunikan utama candi ini terletak pada hiasan kala di bagian depan.Berbeda dengan umumnya yang digambarkan sebagai kepala raksasa menyeramkan, kala di Candi Rambut Monte justru menyerupai kepala manusia dalam posisi merangkak dengan ornamen sulur atau hiasan menyerupai ular di bagian atasnya.Keunikan ini menjadikan Candi Rambut Monte memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan candi lain di Jawa Timur.Selain itu, di sekitar candi ditemukan berbagai artefak, seperti lingga dan yoni dengan motif ukiran sulur gelung serta umpak batu yang menjadi bagian dari struktur bangunan.Keberadaan lingga dan yoni sebagai simbol kesuburan sekaligus menegaskan bahwa Candi Rambut Monte berlatar belakang agama Hindu, sekaligus menunjukkan fungsi religiusnya pada masa lalu.Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Pesona Candi Rambut Monte, Perpaduan Sejarah, Mitos dan Keindahan Alam di Blitar, https://jatim.tribunnews.com/jatim/543379/pesona-candi-rambut-monte-perpaduan-sejarah-mitos-dan-keindahan-alam-di-blitar?page=all.Program : Local ExperienceEditor: Untung Sofa Maulana#localexperience #rambutmonte #candirambutmonte #kerajaanmajapahit #mitos #misteri #blitar #jawatimur #shortvideo #shorts
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.