Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi menyelidiki kasus dugaan tabrak lari seorang ibu penyapu jalan di Jalan Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang terekam CCTV dan viral di media sosial.
Kasatlantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono mengatakan, pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) memeriksa rekaman CCTV dan sejumlah saksi.
"Sudah cek TKP, periksa CCTV dan minta keterangan saksi-saksi, termasuk datangi korban," kata Sugihartono saat dikonfirmasi pada Rabu (6/5/2026).
Ia menyebut, kondisi korban alami patah tulang bagian kaki sebelah kanan dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Annisa.
Adapun untuk identitas pengendara motor, kata Sugihartoni, pihaknya masih menyelidikinya. "Masih lidik unit laka," kata dia.
Sebelumnya, Sebuah video seorang ibu petugas penyapu jalan menjadi korban tabrak lari di Jalan Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat viral di media sosial.
Baca juga: Petugas Penyapu Jalan Patah Tulang usai Jadi Korban Tabrak Lari di Tegal Danas Cikarang
Dalam rekaman video CCTV yang viral itu terlihat seorang ibu petugas kebersihan penyapu jalan mengenakan baju oranye itu ditabrak sepeda motor hingga terpental ke lubang galian kabel yang berada di median jalan.
Pemotor tersebut sempat turun untuk memeriksa keadaan korban. Alih-alih mau menolong, ternyata langsung pergi meninggalkan dan menyingkirkan sendal korban yang berada di jalan.
Pengawas Lapangan Cikarang Pusat UPTD Wilayah 5 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Sepria Abdi Rahmawan mengungkapkan seorang petugas kebersihan bernama Ama Fatmawati (52).
Adapun kejadian tabrak lari oleh pengendara sepeda motor terjadi di Jalan Kandang Gereng dari arah Tegal Danas menuju ke kantor Pemkab Bekasi atau tepatnya di depan rumah makan Sumber Rejeki, dekat putaran balik arah depan Saung Kagoda pada Senin (4/5/2026) sekira pukul 08.30 WIB pagi.
"Kejadian itu tabrak lari itu korban lagi menyapu jalan dan posisinya sebetulnya dipinggir dan menghadap kendaraan tidak membelakangi, tapi karena motor lajunya cepat tidak bisa dihindari," kata Sepria saat diwawancara pada Rabu (6/5/2026).
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban tengah menjalankan tugas rutinnya menyapu jalan.
Nahas, korban tertabrak oleh seorang pemotor hingga terjatuh ke dalam lubang galian kabel sedalam kurang lebih dua meter.
Pelaku sempat turun dan bilang mau minta bantuan untuk mengangkat korban.
Namun, alih-alih kembali membawa pertolongan, pengendara tersebut justru melarikan diri dan tidak kembali ke lokasi kejadian.
Akibat kejadian itu, korban sempat tidak sadarkan diri selama kurang lebih satu jam. Rekan kerja yang menyadari korban tidak berada di lokasi kemudian melakukan pencarian.
“Karena tidak kelihatan, korban dicari. Ternyata sudah ada di pos, dari rekaman CCTV terlihat korban diangkat oleh orang lain, bukan oleh pelaku,” jelas dia.
Korban kemudian dievakuasi ke tempat aman sebelum mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit (RS) Annisa Cikarang.
Akibat kejadian tabrak lari oleh sepeda motor itu korban mengalami patah tulang.
"Dan korban juga dijadwalkan untuk menjalani operasi pada hari kamis besok," kata dia.
Ia menambahkan, dari UPTD telah menjenguk korban di rumah sakit dan melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian untuk segera bisa dicari pelaku tabrak lari petugas kebersihan penyapu jalan.
"Mudah-mudahan segera ditangkap pelakunya agar bisa bertanggungjawab kepada korban," kata dia. (MAZ)